Cari

Kamis, 06 Agustus 2026

Tutup
Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2024).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Diminta kembali ke Inter Milan setelah Sukses Membawa Timnas Indonesia Raih Prestasi, Ini Jawaban Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berbicara soal kemungkinan kembali ke Inter Milan setelah cukup sukses membawa Timnas Indonesia merengkuh berbagai prestasi.
Jumat, 22 November 2024 - 08:00 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berbicara soal kemungkinan kembali ke Inter Milan setelah cukup sukses membawa Timnas Indonesia merengkuh berbagai prestasi.

Erick Thohir merupakan mantan presiden Inter Milan pada 2013-2018 setelah membeli saham mayoritas melalui International Sport Capital.

Berdasarkan Forbes ketika itu, Erick Thohir merogoh kocek hingga 480 juta dollar Amerika Serikat untuk mengakuisisi 70 persen saham Inter Milan.

Pada 2016, pria yang saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN ini perlahan mulai melepas saham kepemilikan tim berjuluk La Beneamata tersebut.

Dia melepas saham Inter pada tahun 2016 sebesar 39 kepada Suning Group, yang merupakan perusahaan asal China.

Lalu tiga tahun berselang, dia resmi melepas seluruh saham di Inter ke perusahaan asal Hong Kong bernama Lion Rock.

Meski gagal memberikan prestasi gemilang selama dirinya menjabat sebagai presiden, Erick Thohir mengaku banyak penggemar yang memintanya kembali.

"Kebetulan beberapa penggemar meminta saya untuk kembali ke Italia," ujar Erick Thohir dikutip kepada media asal Italia, Corriere dello Sport.

Akan tetapi, suporter Timnas Indonesia bisa bernapas lega karena tidak akan meninggalkan jabatan Ketua Umum PSSI untuk kembali ke Inter.

"Namun saya tidak pernah bisa melakukannya. Saya terlalu mencintai Inter. Ini adalah klub legendaris dan ikatannya terlalu kuat," katanya.

Kehadiran Erick Thohir di PSSI memang berdampak cukup besar untuk keberhasilan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak menjadi Ketua Umum PSSI, beberapa prestasi berhasil dicapai seperti lolos 16 besar Piala Asia 2023 dan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Selain itu, proses naturalisasi pemain-pemain keturunan selama Erick Thohir menjabat di PSSI pun tergolong sangat cepat.

Oleh karena itu, akan menjadi kehilangan yang besar bagi Timnas Indonesia jika Erick Thohir kembali ke Inter Milan. (fan)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.
img_title

Hector Souto Berharap Pemain Indonesia Dilirik Klub Spanyol

Saat ini kendala para pemain Indonesia yang tidak memperoleh pinangan karena kurangnya exposure yang menyebabkan mereka tidak masuk dalam radar klub-klub luar negeri seperti Spanyol.
img_title

Adhyaksa FC Ubah Nama Jelang Musim Baru

Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan dalam keterangannya di  Palangka Raya
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.