Cari

Jumat, 14 Agustus 2026

Tutup
Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat memberikan bantuan dan mendirikan tenda pengungsian bagi penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Biro Humas Kemensos

Ada Kabar Baik untuk 467 Jiwa Terdampak Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Bandung

Direktur PSKBA Kemensos Masryani Mansyur melaporkan bahwa total pengungsi mencapai 467 jiwa terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bandung.
Senin, 25 November 2024 - 13:09 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat dipastikan langsung mendapatkan bantuan dan tenda pengungsian.

Hal itu disampaikan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial (Kemensos) Masryani Mansyur, dalam keterangannya, Senin (25/11/2024). 

Kemensos juga melaporkan total pengungsi mencapai 467 jiwa serta tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka akibat bencana tersebut.

"Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Bandung serta Sentra Abiyoso melakukan asesmen serta mengkaji cepat di lokasi kejadian," kata Masryani.

Kemensos juga telah membantu evakuasi warga terdampak terutama kelompok rentan ke lokasi lebih aman serta mendirikan tenda pengungsian.

Bantuan logistik Kemensos juga telah didistribusikan pada 23 November 2024, melalui gudang Sentra Abiyoso di Cimahi, Jawa Barat.

Sejumlah tenda pengungsian didirikan untuk menampung warga terdampak banjir dan longsor.

Adapun lokasi tenda tersebut berada di RW 10 yang menampung 45 KK/123 jiwa.

Kemensos juga mendirikan ⁠3 tenda pengungsian di Desa Sukajadi, di antaranya di RW 09 yang ditampung di Madrasah Nurul Haq untuk 11 KK, di Masjid Nurul Hikmah menampung warga RW 17 yang terdiri atas 35KK, dan di Kantor Desa Sukajadi untuk menampung warga RW 11 dan RW 1 yang menampung 20 jiwa.

Adapun, pengungsian di Desa Dayeuh Kolot menampung warga RW 5 dan RW 14 dengan jumlah 17 kepala keluarga (KK), selanjutnya pengungsian di Desa Bojongsari menampung warga RW 20 yang berisi 35 KK.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bandung, di antaranya Sentra Abiyosa di Cimahi, Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Bandung, Basarnas, TNI-Polri, warga setempat, dan instansi terkait lainnya.

Berikut daftar bantuan Kemensos yang telah didistribusikan untuk tahap 1 adalah selimut sebanyak120 lembar, Famili kit 50 paket, Kidsware 50 paket, makanan anak112 paket, makanan siap saji 500 paket, dan lauk pauk 180 paket. Total nilai bantuan Rp110.809.700.

Sedangkan penyaluran bantuan tahap 2 yaitu kasur sebanyak 200 lembar, makanan siap saji 750 paket, kidsware 60 paket, Family kit 40 paket, selimut 200 lembar, dan lauk pauk 180 lembar dengan nilai bantuan Rp211.321.000, sehingga total bantuan untuk tahap satu dan dua sebesar Rp322.130.700.(ant/lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.