Cari

Rabu, 09 September 2026

Tutup
Kondisi Taman Tegalega Bandung Pasca Dirusak Para Pencari Koin Jagat
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

Pemkot Bandung Minta Pengembang Aplikasi Jagat Koin Perbaiki Taman yang Rusak para Pemburu Koin

Pemkot Bandung, meminta pengembang aplikasi Jagat Koin untuk bertanggung jawab atas kerusakan sejumlah taman kota akibat para pengguna yang berburu koin Jagat.
Rabu, 15 Januari 2025 - 15:33 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, meminta pengembang aplikasi Jagat Koin untuk bertanggung jawab atas kerusakan sejumlah taman kota akibat para pengguna yang berburu koin.

Hal itu diungkap langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung A Koswara di Bandung, Rabu (15/1/2025).

"Ya tadi dilaporkan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), dari pihak aplikasinya itu mau memperbaiki taman yang rusak. Mudah-mudahan benar janjinya," katanya. 

Koswara mengungkap saat ini area Taman Tegalega telah dijaga untuk meminimalisir kembalinya masyarakat yang melakukan aktivitas berburu koin Jagat.

Kondisi Taman Tegalega Bandung Pasca Dirusak Para Pencari Koin Jagat
Kondisi Taman Tegalega Bandung Pasca Dirusak Para Pencari Koin Jagat
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

 

Ia menyarankan agar aktivitas seperti berburu koin diarahkan ke lokasi lain yang tidak merusak fasilitas publik, seperti lapangan atau tempat tertutup lainnya.

Ia juga berharap aplikasi serupa dapat memberikan nilai edukasi kepada masyarakat, bukan malah merusak fasilitas publik.

"Kalau ingin membuat aplikasi berbasis poin, sebaiknya dikaitkan dengan kegiatan positif seperti membersihkan sampah atau menabung botol plastik di bank sampah. Itu lebih mendidik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," katanya.

Kepala DPKP Kota Bandung Rizki Kusrulyadi mengaku telah meminta penghentian sementara penggunaan aplikasi tersebut hingga proses perbaikan selesai.

"Kami minta mereka berhenti dulu sambil melakukan perbaikan. Intinya kita ingin kondisi taman kembali seperti semula," kata Rizki.

Meski demikian negosiasi dengan pihak aplikasi belum sepenuhnya tuntas, kata dia, karena keputusan perbaikan masih perlu persetujuan dari pimpinan perusahaan.

Namun, lanjut dia, ada kesepahaman awal bahwa perbaikan akan dilakukan tanpa meminta dana, melainkan berupa aksi nyata di lapangan.

"Kami tidak minta uang, kami minta perbaikan langsung. Mereka sudah sepakat untuk memperbaiki beberapa taman yang terdampak," katanya.

Sebagai informasi, aplikasi pencari harta karun bernama Jagat Koin tersebut memberikan hadiah untuk para penggunanya yang bisa menemukan koin untuk, kemudian bisa ditukar dengan hadiah senilai Rp300 ribu sampai Rp100 juta.(ant)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.