Cari

Selasa, 25 Agustus 2026

Tutup
Marc Marquez
Sumber :
  • Instagram/Marc Marquez

Marc Marquez Tiba-Tiba Jujur Sempat Ragu untuk Tunggangi Motor Ducati di MotoGP 2024

Pembalap Gresini Ducati, Marc Marquez mengaku sempat ragu bisa balapan dengan motor Ducati Desmosedici GP23 di MotoGP 2024.
Minggu, 10 November 2024 - 21:02 WIB

Jakarta, tvOnenews.com – Pembalap Gresini Ducati, Marc Marquez mengaku sempat ragu bisa balapan dengan motor Ducati Desmosedici GP23 di MotoGP 2024.

The Baby Alien merapat ke Gresini Ducati di MotoGP 2024 setelah 11 musim bersama tim pabrikan asal Jepang, Repsol Honda.

Alasannya, rider asal Spanyol itu ingin tampil kompetitif lagi di papan atas MotoGP. 

Oleh karenanya, dia ingin mengendarai motor terbaik di grid saat ini yakni Ducati Desmosedici meski masih mendapat spek lama, GP23.

Namun, Marquez sempat ragu dirinya bisa menggunakan Desmosedici dengan baik atau tidak.

Pasalnya, dia sudah lebih dari satu dekade mengendarai motor Honda sehingga ada keraguan apakah dia bisa menguasai kuda besi anyarnya atau tidak.

“Di sana (saat baru merapat ke Gresini) pikiran saya lebih tenang, karena ketika membuat keputusan penting seperti itu Anda memiliki keraguan tertentu," ujar Marquez dilansir dari Motosan.

"Dan setelah mengendarai motor yang sama selama 10 tahun, saya ragu apakah saya bisa mengendarai Ducati,” tambahnya.

“Tapi itu bukan karena saya tidak melihat diri saya mampu, sebaliknya saya tidak mengambil keputusan,” katanya lagi.

Secara tak disangka, Marquez justru bisa beradaptasi dengan cepat mengendarai Desmosedici GP23-nya.

Dia langsung dua kali finis di lima besar dalam seri pertama di Qatar dan kemudian naik podium untuk kali pertama dalam sprint berikutnya di Portugal.

Juara MotoGP enam kali itu pun terus tampil konsisten di barisan terdepan hingga duduk di peringkat tiga klasemen sementara musim ini dengan raihan 369 poin dengan satu seri tersisa. 

Dia mengoleksi tiga kemenangan balapan utama dan satu kali menang sprint.

Marquez terkejut tak butuh waktu lama untuk nyetel bersama motor dari merek asal Italia itu. Menurutnya, kelebihannya memang kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat.

“Ini mengejutkan saya, karena di seri pertama saya sudah merasa sangat baik. Ini adalah salah satu kekuatan saya sebagai pembalap: beradaptasi dengan kondisi saat ini,” tutup rider berusia 31 tahun itu.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.