Cari

Senin, 31 Agustus 2026

Tutup
Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi saat menghadapi ganda Inggris Ben Lane/Sean Vendy di babak 16 besar Malaysia Open 2025 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (09/01/2025).
Sumber :
  • PBSI

PBSI: Hasil Malaysia Open Tidak Bagus, tetapi Tolong...

PBSI memberi sorotan terkait hasil buruk di Malaysia Open 2025.
Senin, 13 Januari 2025 - 20:08 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PP PBSI, Eng Hian, menyorot soal hasil yang tidak memuaskan di turnamen Malaysia Open 2025.

Pada turnamen BWF Super 1000 tersebut, Indonesia gagal menempatkan satu pun wakil setidaknya di babak semifinal.

"Untuk hasil Malaysia Open tentunya kita juga tahu kalau hasilnya tidak bagus, tetapi tolong dimengerti pelatih baru bekerja. Pelatih yang baru ini baru bekerja, tentunya butuh adaptasi,” kata Eng Hian di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Senin (13/1/2024).

Eng pun mengharapkan jajaran pelatih baru akan memberikan evaluasi menyeluruh dan bisa beradaptasi lebih cepat lagi. 

Terlebih masih ada tiga turnamen tersisa pada Januari, yaitu India Open, Indonesia Masters, dan Thailand Masters.

"Kita harapkan itu pelatih bisa melihat, bisa mengevaluasi apa yang menjadi kebutuhan atlet. Itu yang paling penting sekarang," kata Eng Hian.

Peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 itu mengatakan akan memberikan evaluasi menyeluruh saat ketiga turnamen itu selesai.

Data-data yang dikumpulkan dari Malaysia Open dan India Open, nantinya bakal diolah menjadi program latihan yang sesuai bagi masing-masing atlet untuk menuju target terdekat saat ini, yakni berprestasi di Indonesia Masters dan All England Open 2025.

“Itu nanti kita akan minta laporannya, apa yang akan mereka lakukan dari hasil evaluasi ini untuk menuju ke All England. Tentunya ini sampai Indonesia Masters, kita harapkan Indonesia Masters hasilnya bisa jauh lebih baik,” kata Eng Hian.

“Tetap Indonesia Masters karena kita tuan rumah. Kita berharap, kita minta dukungan semua supaya atlet ini bisa tampil all out,” ujar dia menambahkan.

Selain membutuhkan dukungan dari jajaran pelatih dan pengurus, Eng Hian mengingatkan atlet juga harus bisa menunjukkan semangat dan performa terbaiknya.

“Kalau mereka (atlet) sudah bisa merasakan itu (dukungan), main lepas, saya pikir hasil tentunya juga akan lebih baik,” ujar dia. (ant/mir)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.