Cari

Jumat, 21 Agustus 2026

Tutup
Megawati Hangestri dan pemain Red Sparks di Liga Voli Korea
Sumber :
  • Instagram.com/red_sparks

Bukti Megawati Hangestri Memang Ditakuti di Liga Voli Korea, Pelatih Hillstate Sampai Lakukan Hal Ini

Megawati Hangestri selaku andalan Red Sparks membuktikan bahwa dirinya ditakuti di Liga Voli Korea, lantaran pelatih Hillstate yakni Kang Sung-hyung waspada.
Jumat, 8 November 2024 - 07:00 WIB

tvOnenews.com - Megawati Hangestri selaku pemain andalan Red Sparks membuktikan bahwa dirinya memang ditakuti di Liga Voli Korea, lantaran sampai membuat pelatih Hyundai Hillstate yakni Kang Sung-hyung waspada.

Kewaspadaan yang ditunjukkan oleh Kang Sung-hyung karena dirinya akan melakoni laga tandang melawan Red Sparks di putaran pertama Liga Voli Korea 2024-2025.

Laga antara Red Sparks Vs Hyundai Hillstate sendiri diketahui akan berlangsung di Chungmu Gymnasium pada Jumat (8/11/2024) sore WIB.

Pertandingan ini pun bakal menjadi salah satu momen krusial bagi kedua tim yang tentunya sama-sama mengincar kemenangan demi melanjutkan tren apik di awal musim.

Sebab kedua kubu sama-sama mengincar kemenangan untuk merebut posisi kedua di papan klasemen sementara V-League.

Sebagaimana diketahui kini Hillstate berada di peringkat kedua dengan 11 poin, selisih dua angka dari Red Sparks yang ada di posisi ketiga.

Sehingga laga ini akan menjadi momentum tim besutan Ko Hee-jin itu untuk kembali merebut ke posisi kedua klasemen, di belakang Pink Spiders yang perkasa di puncak dengan 12 poin.

Namun Kang Sung-hyung selaku pelatih Hyundai Hillstate tentu tak ingin timnya memberikan kemenangan bagi skuad berjuluk Red Force.

Bahkan dirinya sampai memiliki rencana demi bisa membungkam dua pemain asing Red Sparks yakni Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic.

Untuk menjegal Megawati dan Bukilic, Kang Sung-hyung memberikan instruksi kepada anak didiknya termasuk memperkuat block jelang melakoni laga tandang.

Hillstate memang dikenal sebagai salah satu tim voli putri Korea yang memiliki keunggulan dalam hal block dan quick.

"Red Sparks sudah pasti menjadi salah satu tim dengan penyerangan terbaik, mereka juga pasti mengandalkan dua pemain asingnya (Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic)," kata Kang Sung-hyung.

"Maka bakal sulit jika kami terus mengalami masalah inkonsistensi performanya," tambahnya, dilansir dari The Spike.

"Bagi Yang Hyo-jin (middle blocker Hillstate), dia harus memperbaiki waktunya dalam melakukan block," jelasnya.

"Saya pikir itu bisa menjadi solusi tepat untuk menghentikan spiker Red Sparks," ucap sang pelatih menambahkan.

Selain itu, Hillstate juga dipastikan akan kembali mengandalkan pemain asingnya yakni Laetitia Moma Bassoko.

Maka akan menarik untuk menyaksikan Kang Sung-hyung dan Ko Hee-jin bakal saling adu strategi jelang big match Red Sparks Vs Hyundai Hillstate pada Jumat (8/11/2024).

(nad)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.