Cari

Sabtu, 08 Agustus 2026

Tutup
Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin bersama Kepala BPK Perwakilan Jabar Widhi Widayat
Sumber :
  • ANTARA

Dede Yusuf Sambangi Pemprov Jabar, Wanti-Wanti Agar ASN Lakukan Hal Ini Saat Pilkada

Bey menyebut Komisi II DPR yang dipimpin oleh Dede Yusuf, berpesan pemerintah daerah harus memastikan kesiapannya untuk...
Kamis, 14 November 2024 - 07:58 WIB

Bandung, tvonenews.com - Komisi II DPR menyambangi Gedung Pakuan Bandung mengingatkan soal netralitas aparatur pemerintah dalam Pilkada Setentak 2024.

Hal ini disampaikan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi usai mengikuti audiensi Penjabat Gubernur Jabar dan 27 Penjabat Bupati dan Walikota se-Jabar.

Bey menyebut Komisi II DPR yang dipimpin oleh Dede Yusuf, berpesan pemerintah daerah harus memastikan kesiapannya untuk menggelar Pilkada Serentak pada 27 November 2024, baik untuk pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/ Wakil Bupati maupun pemilihan Wali Kota/ Wakil Wali Kota.

"Yang penting mereka minta kepastian dari ASN untuk netral, dan juga TNI Polri juga netral. Jadi kita sepakat bahwa itu memang harus dilaksanakan, karena (amanat) undangan-undang," kata Bey, dikutip Kamis (14/11/2024).

Bey juga mengatakan Pemprov Jabar berkomitmen untuk mewujudkan pilkada serentak di seluruh Jabar berjalan lancar, aman, damai, jujur, dan adil.

"Ada beberapa kesan yang kita harus tindak lanjuti, yaitu kesiapan, kewaspadaan baik pemerintah provinsi, kota, kabupaten. Mereka menginginkan pilkada serentak di Jawa Barat berjalan dengan cara aman, damai dan juga jurdil," ujar Bey.

Soal adanya kemungkinan penyebaran berita hoaks ataupun kampanye hitam (black campaign) yang menyerang pihak-pihak tertentu dalam Pilkada Jabar, Bey mengatakan hal itu juga menjadi perhatian dalam audiensi tersebut.

"Untuk pengawasan itu kita ada Bawaslu, kepolisian, dan Diskominfo juga dilibatkan dalam melakukan pengawasan," ucapnya.

Pilkada Provinsi Jabar 2024 ini, diikuti oleh empat pasangan calon yang berdasarkan nomor urut terdiri dari Acep Adang Ruchiat-Gitalis Dwi Natarina, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie, dan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan.

Pasangan Acep-Gita (KDI) maju dalam kontestasi dengan diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sementara Jeje-Ronal dicalonkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sementara Syaikhu-Ilham diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Nasional Demokrat (NasDem).

Adapun Dedi-Erwan, mendapatkan dukungan partai terbanyak, yakni Golongan Karya (Golkar), Demokrat, Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Amanat Nasional (PAN), serta hampir semua partai nonparlemen seperti Partai Buruh, PBB, Gelora, Perindo.(ant/ito)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.
img_title

Hector Souto Berharap Pemain Indonesia Dilirik Klub Spanyol

Saat ini kendala para pemain Indonesia yang tidak memperoleh pinangan karena kurangnya exposure yang menyebabkan mereka tidak masuk dalam radar klub-klub luar negeri seperti Spanyol.
img_title

Adhyaksa FC Ubah Nama Jelang Musim Baru

Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan dalam keterangannya di  Palangka Raya
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.