Cari

Selasa, 22 September 2026

Tutup
40 Puskesmas di Bandung Telah Terintegrasi Layanan Primer
Sumber :
  • antara

40 Puskesmas di Bandung Telah Terintegrasi Layanan Primer

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Anhar Hadian mengatakan ILP adalah bagian dari transformasi sistem kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat.
Selasa, 19 November 2024 - 20:40 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyebutkan sebanyak 40 puskesmas di wilayah setempat telah meluncurkan penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Layanan itu guna meningkatkan akses dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Anhar Hadian mengatakan ILP adalah bagian dari transformasi sistem kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.

“Kesehatan adalah hak seluruh warga Kota Bandung. Melalui program ini, puskesmas tidak hanya menjadi tempat untuk berobat, tetapi juga pusat pencegahan dan promosi kesehatan,” kata Anhar, melansir antara, Selasa (19/11/2024).

Dia mengatakan transformasi layanan untuk puskesmas pada program ILP di Kota Bandung mencakup tiga fokus utama yakni pola kerja layanan kesehatan primer, penguatan struktur pelayanan kesehatan dari tingkat kelurahan hingga RT/RW, dan meningkatkan pemantauan kesehatan berbasis wilayah.

“Saat ini sebanyak 40 dari 80 puskesmas di Kota Bandung telah mengimplementasikan ILP, dengan sisanya direncanakan menyusul pada tahun 2025,” kata Anhar.

Dia menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional untuk mendorong masyarakat lebih peduli pada kesehatan sebelum jatuh sakit.

“Puskesmas harus menjadi pusat kesehatan yang proaktif. Warga sehat pun diharapkan datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan mendapatkan edukasi,” kata dia.

Penjabat Wali Kota Bandung A Koswara menekankan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam keberhasilan ILP. Ia juga menyoroti perlunya perbaikan pengelolaan limbah domestik sebagai upaya mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

“Integrasi ini tidak hanya terjadi di fasilitas kesehatan, tetapi juga melibatkan sektor lain seperti pengelolaan limbah domestik. Hal ini sangat penting untuk mencegah dampak buruk terhadap kesehatan,” katanya.

Menurut Koswara, integrasi layanan kesehatan harus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi biaya.

“Kata kuncinya adalah efisiensi, baik dari biaya maupun proses kerja yang terintegrasi,” kata dia. (ant/vsf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.