Cari

Rabu, 18 Maret 2026

Tutup
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) saat berbincang dengan salah satu warga di kolong jembatan Pasupati, Kota Bandung, Kamis (5/12).
Sumber :
  • Antara

Menteri Maruarar Sirait Relokasi Warga Kolong Jembatan Pasupati Bandung ke Rumah Susun

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyiapkan hunian layak untuk masyarakat yang tinggal di kolong Jembatan Pasupati, Kota Bandung. 
Kamis, 5 Desember 2024 - 18:07 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyiapkan hunian layak untuk masyarakat yang tinggal di kolong Jembatan Pasupati, Kota Bandung

Maruarar mengatakan bahwa warg di kolong Jembatan Pasupati itu akan direlokasi ke rumah susun.

“Ini langkah kedua setelah minggu lalu kami menata kawasan di Jakarta, memindahkan warga yang tinggal di bawah kolong jembatan ke rumah susun. Kini giliran Bandung, dan kami akan upayakan hal serupa di daerah lainnya,” kata Maruarar Sirait di Bandung, Kamis (5/12).

Ara, panggilan akrab Maruarar Sirat, mengungkapkan, total ada 100 Kepala Keluarga (KK) yang akan direlokasi ke dua rumah susun di Rancaekek dan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung.

“Terima kasih atas kesediaan dan keikhlasan warga yang bersedia direlokasi. Kami pastikan mereka akan mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,” ujar dia.

Selain itu, lanjut Ara, warga yang direlokasi juga akan diberikan berbagai pelatihan keterampilan untuk membantu mereka memperoleh penghasilan. 

“Intinya nanti warga bisa bekerja atau berwirausaha,” kata Ara.

Warga yang akan direlokasi ke dua rumah susun itu secara bertahap mulai pindah pada pertengahan Desember 2024. 

“Hunian ini akan dibebaskan dari biaya sewa selama setahun, sehingga warga bisa langsung menempati unit begitu perabotan masuk,” kata dia.

Ara juga telah memerintahkan Pemerintah Kota Bandung untuk segara menata kawasan di bawah Jembatan Pasupati untuk dijadikan ruang publik yang dapat dimanfaatkan bagi warga sekitar.

“Sampah yang menumpuk di kawasan ini akan dibersihkan demi menciptakan lingkungan yang sehat. Selain itu area ini akan dimanfaatkan sebagai ruang publik, seperti taman bermain anak, agar sesuai dengan citra Bandung sebagai Paris Van Java,” katanya. (ant/dpi)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Dear Juventus, Niat Bajak Federico Chiesa dari Liverpool Gak Bakal Mudah, Napoli juga Mau

Meski jarang menjadi starter di Liverpool, Chiesa sebenarnya tak buruk-buruk amat saat diturunkan sebagai pemain pengganti. Beberapa kali ia dianggap sebagai..
img_title

Dari Atletik hingga Angkat Besi, Indonesia Tunjukkan Kekuatan di SEA Games 2025

Prestasi yang diraih memicu gelombang antusiasme publik di media sosial.
img_title

Timnas Hoki Es Indonesia Raih Emas Perdana di SEA Games 2025

Timnas Hoki Es Indonesia menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga nasional usai sukses merebut medali emas SEA Games 2025.
img_title

Bojan Hodak Sadar Lion City Sailors Lawan Berat, tapi Tetap Yakin Persib Bandung Bisa Menang: Pemain Baru Kami..

Persib Bandung itu akan menjamu tim kuat asal Singapura, Lion City Sailors, di laga perdana Grup G yang akan berlangsung di Stadion GBLA pada Kamis (17/9/2025).
img_title

Uilliam Barros 'Selow' dan Ogah Terlena Walau jadi Penentu Kemenangan Persib Bandung atas Persebaya: Kami kan..

Gelandang asal Brasil ini melejit menjadi pencetak gol terbanyak sementara bagi Persib Bandung di Super League 2025/26, dengan torehan tiga gol dari empat match
img_title

Mulai Sekarang Jangan Coba-coba Berani Buang Sampah Sembarangan di Kota Bandung, Bakal Kena Hukuman!

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Affandi, melakukan inspeksi langsung ke lokasi pada Senin (15/9/2025) seusai menerima laporan penumpukan sampah. Temuan dia...