Cari

Rabu, 16 September 2026

Tutup
Densus 88 amankan sejumlah barang bukti berupa buku saat melakukan penggeledahan di Desa Jayaratu, Tasikmalaya, Jumat (27/12/2024).
Sumber :
  • Denden Ahdani/tvOne

Densus 88 Amankan Banyak Buku Saat Penggeledahan Terduga Terorisme di Tasikmalaya

Densus 88 amankan sejumlah barang bukti berupa buku saat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Desa Jayaratu, Sariwangi, Tasikmalaya, Jumat (27/12/2024).  
Jumat, 27 Desember 2024 - 20:24 WIB

Tasikmalaya, tvOnenews.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan sejumlah barang bukti berupa buku saat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Desa Jayaratu, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (27/12/2024).  

Ketua RT setempat, Zenal Arifin, yang turut menjadi saksi dalam penggeledahan, mengungkapkan bahwa petugas membawa satu dus buku dari dalam rumah tersebut. 

"Banyak buku yang dibawa petugas, ada sekitar satu dus, tapi saya tidak tahu isinya apa," ujar Zenal.  

Zenal juga menjelaskan bahwa rumah yang digeledah adalah milik seorang warga yang dikenal sebagai pedagang asongan dan guru ngaji. 

Densus 88 amankan sejumlah barang bukti berupa buku saat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Desa Jayaratu, Tasikmalaya, Jumat (27/12/2024).
Densus 88 amankan sejumlah barang bukti berupa buku saat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Desa Jayaratu, Tasikmalaya, Jumat (27/12/2024).
Sumber :
  • Denden Ahdani/tvOne

 

Menurutnya, pemilik rumah sehari-hari dikenal baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.

"Orangnya baik, usahanya keliling jualan asongan di sekolah-sekolah, dan juga mengajar ngaji. Rumahnya dekat dengan rumah saya," katanya.  

Zenal menambahkan bahwa pria yang ditangkap oleh Densus 88 diduga baru menetap di rumah tersebut selama sekitar satu minggu.

"Katanya baru seminggu, jadi saya juga tidak tahu banyak soal keberadaannya. Warga sini juga jarang melihatnya," ungkapnya.  

Saat dimintai keterangan lebih lanjut, Zenal mengaku tidak mengetahui pasti kasus apa yang melibatkan pria tersebut.

"Saya hanya diminta jadi saksi. Ditanya apakah pernah melihat orang itu, saya jawab pernah, tapi hanya sepintas," jelasnya.  

Densus 88 Antiteror Mabes Polri sebelumnya melakukan penangkapan terhadap seorang pria yang diduga pendatang di Desa Jayaratu. Pria tersebut diamankan dari rumah warga sekitar pukul 08.00 WIB pagi.  

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, membenarkan adanya kegiatan tersebut. 

"Benar, tadi pagi ada kegiatan dari Densus 88 Antiteror di wilayah kami. Mereka mengamankan satu orang yang saat ini sedang diperiksa lebih lanjut," kata Haris.  

Namun, Haris menyebut bahwa detail identitas maupun keterkaitan pria tersebut dengan jaringan terorisme akan disampaikan oleh pihak Densus 88 atau Polda Jabar. 

"Informasi lebih lanjut terkait barang bukti maupun identitas terduga akan dirilis oleh pihak terkait," tambahnya.  

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Densus 88 mengenai kasus ini. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap keterlibatan pria tersebut dalam aktivitas terorisme. (dai/muu)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.