Cari

Kamis, 10 September 2026

Tutup
Ilustrasi pencabulan penyandang disabilitas
Sumber :
  • Istimewa

Wanita Disabilitas di Bandung Diduga Dirudapaksa 9 Orang Rentenir hingga Hamil, Polda Jabar Gerak Cepat

Kasus tindak asusila terhadap seorang perempuan berinsial N (23) penyandang disabilitas di Ciumbuleuit, Cidadap, Kota bandung terus didalami oleh Polda Jabar.
Senin, 6 Januari 2025 - 15:17 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Kasus tindak asusila terhadap seorang perempuan berinsial N (23) penyandang disabilitas di Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota bandung terus didalami oleh Diitreskrimum Polda Jabar.

Korban yang diduga dirudapaksa oleh 9 orang kini telah menjalani pemeriksaan di Unit UPTD  Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Kota Bandung.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Goncang Ajie Susatyo, menjelaskan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi termasuk keluarga dan teman korban.

"Hari mulai dilakukan pemeriksaan untuk korban di UPTD PPA Provinsi, selain korban juga para saksi juga dilakukan pemeriksaan," kata AKBP Gocang Ajie Susatyo, Senin (6/1/2025).

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Goncang Ajie Susatyo
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Goncang Ajie Susatyo
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

 

Gocang mengatakan, korban yang tidak bisa bicara dan mendengar itu saat komunikasi dengan terduga pelaku menggunakan pesan WhatsApp. Sehingga untuk komunikasi tersebut terus didalami.

"Kita pun mengumpulkan barang bukti termasuk chat-an korban, sejak tahun 2022," katanya.

Gocang saat ini belum bisa menyimpulkan apakah kejadian tersebut rudakpaksa atau bukan, karena ada unsur suka sama suka. Yang jelas kata Gocang penyidik masih terus melakukan lidik. 

"Termasuk meminta bantuan ahli dalam mengungkap kasus tersebut," katanya.

Gocang mengatakan korban diketahui bekerja di sebuah angkringan di Ciumbuleuit Bandung, dan kehamilannya terungkap ketika pemilik warung melihat perubahan fisik pada korban hasil tes menunjukkan korban telah hamil enam bulan.

AKBP Goncang Ajie menegaskan pihaknya masih fokus mendalami motif dan modus operandi dalam kasus ini dan membutuhkan waktu untuk menuntaskan penyelidikan. (cep/muu)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.