Cari

Sabtu, 25 April 2026

Tutup
ILUSTRASI - Bercanda
Sumber :
  • Freepik

Hati-Hati saat Berkata, Candaan Kelewat Batas Bisa Timbulkan Dampak Psikologis Bagi Penerimanya

Hati-hati saat berkata, kalimat candaan kelewat batas yang diutarakan bisa saja menimbulkan dampak psikologis bagi penerimanya.
Selasa, 10 Desember 2024 - 10:37 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Hati-hati saat berkata, kalimat candaan kelewat batas yang diutarakan bisa saja menimbulkan dampak psikologis bagi penerimanya loh

“Dampak pada penerima candaan jika candaan yang diterima melewati batas bisa menurunkan rasa percaya diri, memicu stres, kecemasan atau tekanan psikologis lainnya,” ujar Psikolog Klinis Universitas Padjadjaran Anggie Harmalia saat dihubungi ANTARA dilansir pada Selasa (10/12/2024). 

Anggie menyebut candaan kelewat batas yang menyinggung seseorang juga bisa berdampak pada munculnya perilaku menghindari orang lain. 

Sehingga, kata dia, hal ini dapat mengganggu relasi dan memunculkan trauma yang pernah ada.

Anggie menyebut candaan yang melewati batas biasanya dilontarkan seseorang dengan ciri-ciri menghina fisik, intelektual atau status sosial seseorang.

“Candaan tidak sesuai konteks dan diucapkan pada orang yang tidak akrab dengan pelaku merupakan ciri candaan yang melewati batas,” terangnya.

Anggie menjelaskan seseorang yang menggunakan stereotip seperti gender, ras, agama dan kondisi sosial tertentu bisa dianggap sebagai candaan yang minim empati serta mengabaikan reaksi orang yang dijadikan objek candaan meskipun sudah terlihat tidak nyaman.

Menurut dia, ada batasan candaan agar tidak berujung ke penghinaan terhadap seseorang.

Batasan-batasan itu antara lain menghindari tema sensitif seperti trauma tidak mengenakkan seseorang, menghindari membahas ras, agama atau kekurangan fisik serta sesuaikan dengan hubungan keakraban antara pemberi dan penerima candaan.

Agar candaan tetap mengedepankan empati, kata dia, pahami konteks dan situasi tempat dan peka dengan reaksi penerima.

“Penggunaan situasi umum atau pengalaman pribadi sebagai objek candaan akan lebih netral dan meminimalisasi menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain,” demikian saran yang disampaikan Anggie.

Agar penerima candaan tidak terbawa perasaan, terang Anggie, dia bisa menegur pelaku dengan sopan apabila dirasa sudah mengganggu. 

Dia juga menyarankan untuk mengalihkan pikiran dari kalimat candaan yang dilontarkan serta fokus pada pengembangan rasa percaya diri dan toleransi terhadap humor. (ant/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Petugas yang Persulit Langsung Dinonaktifkan

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) langsung melakukan evaluasi dan memastikan adanya tindakan terhadap petugas.
img_title

Dari Kota Cimahi ke Panggung Nasional, 5 Artis Ini Asli Berasal dari Kota Militer

Tak sedikit orang mengira para artis ini berasal dari Bandung. Padahal, jejak kehidupan mereka kuat di Cimahi dari masa kecil hingga awal perjalanan karier.
img_title

Gox! Persib Putri U-11 Juara JSSL7, Unjuk Gigi di Kategori U-12 di Singapura

Di partai final yang berlangsung di Our Tampines Hub, Minggu (5/4/2026), tim muda Persib tampil percaya diri, berhasil menaklukkan tuan rumah Lion City Sailors
img_title

Jangan Lupa Bawa Payung dan Jas Hujan! Prakiraan Cuaca 9 April 2026, Bandung Raya Hujan Mulai Siang Sampai Sore

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Barat merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bandung Raya pada Kamis 9 April.
img_title

Dear Juventus, Niat Bajak Federico Chiesa dari Liverpool Gak Bakal Mudah, Napoli juga Mau

Meski jarang menjadi starter di Liverpool, Chiesa sebenarnya tak buruk-buruk amat saat diturunkan sebagai pemain pengganti. Beberapa kali ia dianggap sebagai..
img_title

Dari Atletik hingga Angkat Besi, Indonesia Tunjukkan Kekuatan di SEA Games 2025

Prestasi yang diraih memicu gelombang antusiasme publik di media sosial.