Cari

Jumat, 11 September 2026

Tutup
ILUSTRASI - Jalan kaki
Sumber :
  • Jessica Wuysang-Antara

Manfaatnya Luar Biasa, Jalan 7.000 Langkah Setiap Hari Bisa Bantu Perbaiki Kesehatan Mental

Manfaatnya luar biasa, ternyata berjalan sebanyak 7.000 langkah atau lebih setiap hari bisa membantu memperbaiki kesehatan mental.
Rabu, 18 Desember 2024 - 10:05 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Manfaatnya luar biasa, ternyata berjalan sebanyak 7.000 langkah atau lebih setiap hari bisa membantu memperbaiki kesehatan mental.

Dalam tinjauan sistematis yang terbit pada 16 Desember di JAMA Network Open dan dikutip Well and Good pada Rabu (18/12/2024), para peneliti menganalisis 33 studi berbeda. 

Mereka melibatkan lebih dari 96.000 orang dewasa berusia di atas 18 tahun.

Setiap peserta studi yang didiagnosis depresi atau menunjukkan gejala depresi diminta untuk mengukur jumlah langkah harian menggunakan telepon pintar, pedometer atau akselerometer.

Dari data yang didapatkan, para peneliti menyimpulkan mereka yang berjalan 7.000 langkah atau lebih setiap hari menunjukkan lebih sedikit gejala depresi dibandingkan dengan mereka yang memiliki jumlah langkah lebih sedikit.

Para peneliti menyampaikan korelasi itu bukan berarti sebab akibat. 

Dengan kata lain, berjalan lebih banyak berhubungan dengan risiko depresi yang lebih rendah. Namun, itu tidak berarti jalan kaki bisa "menyembuhkan".

Gejala depresi bisa menimbulkan tantangan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. 

Johns Hopkins Medicine memaparkan beberapa langkah sederhana berikut untuk membantu mengelola depresi. Berikut di antaranya: 

1. Mulai dengan hal-hal mendasar seperti bangun dari tempat tidur, mandi dan makan sesuatu.

2. Tetapkan rutinitas harian. Rutinitas harian bisa membantu memberikan stabilitas saat semuanya terasa kacau.

3. Prioritaskan aktivitas fisik. Olahraga bisa membantu kesehatan mental. Namun, jangan merasa tertekan untuk melakukannya secara berlebihan. 

Anda bisa mencobanya dengan berjalan kaki sebentar, melakukan peregangan ringan atau menari selama beberapa menit. 

4. Tetap terhubung. Depresi sering kali mendorong orang untuk mengisolasi diri. 

Namun, dengan berkirim pesan singkat atau panggilan telepon bisa membuat perbedaan besar.

5. Bersikap baik kepada diri sendiri. Hindari mengkritik diri sendiri atas apa yang "seharusnya" dilakukan.

Lalu, cobalah kreatif seperti menulis jurnal, menggambar atau mendengarkan musik dapat membantu memproses emosi.

6. Prioritaskan kebersihan tidur yang baik, hidrasi dan nutrisi. 

7. Hubungi terapis, konselor atau orang terkasih yang terpercaya saat keadaan terasa berat. (ant/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.