Cari

Minggu, 26 Juli 2026

Tutup
Rokok
Sumber :
  • Freepik

5 Cara Cegah Serangan Jantung Sebelum Usia 60 Tahun, Jangan Merokok dan Hindari Minuman Beralkohol

Dokter menyebut perubahan gaya hidup bisa membantu mencegah terjadinya serangan jantung sebelum usia 60 tahun. 
Kamis, 2 Januari 2025 - 10:06 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Inilah 5 cara mencegah serangan jantung sebelum usia 60 tahun. 

Seperti diketahui, dewasa ini penyakit jantung tidak hanya terjadi pada orang tua. Orang-orang yang berusia 40-an tahun pun bahkan berisiko mengalaminya.

Melansir Medical Daily pada Kamis (2/1/2025), Dokter Ahli Jantung Mount Sinai Health di Amerika Serikat (AS) Evan. S. Levine mengatakan perubahan gaya hidup bisa membantu mencegah terjadinya serangan jantung sebelum usia 60 tahun. 

Inilah 5 caranya: 

1. Jangan Merokok

Perokok berisiko dua kali lipat terkena serangan jantung dibandingkan dengan orang yang bukan perokok.

Pasalnya, merokok bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah di jantung, meningkatkan tekanan darah dan detak jantung serta meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan yang dapat menimbulkan serangan jantung. 

2. Hindari atau Batasi Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol berlebih bisa meningkatkan tekanan darah dan membahayakan kesehatan jantung.

Dokter Levine menyebut membatasi atau menghindari konsumsi alkohol lebih baik untuk kesehatan jantung.

3. Olahraga Setidaknya 30 Menit Sehari

ILUSTRASI - Olahraga
ILUSTRASI - Olahraga
Sumber :
  • Freepik

 

Berolahraga setidaknya 30 menit sehari bisa meningkatkan sirkulasi darah, mengatur tekanan darah, mencegah obesitas dan menurunkan kadar kolesterol. 

4. Atasi Stres

Stres bisa meningkatkan tekanan darah dan menimbulkan gangguan hormon seperti kortisol.

Keduanya berdampak negatif pada kesehatan jantung. Oleh karena itu, mengatasi stres akibat pekerjaan dan menemukan cara untuk bersantai bisa mendatangkan kebaikan bagi kesehatan jantung.

5. Hindari Makanan Cepat Saji (Fast Food)
Dokter Levine mengatakan menghindari makanan cepat saji atau fast food yang sering kali tinggi garam, gula dan lemak tidak sehat bisa membantu mengurangi risiko obesitas, tekanan darah tinggi dan serangan jantung. (ant/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Surat Tempo ke Agrinas Munculkan Perdebatan Publik

Perdebatan muncul setelah surat penawaran tersebut beredar dan mendapat beragam tanggapan dari sejumlah pihak.
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.
img_title

PSIM Yogyakarta Boyong Bek Kiri Ceko Ondrej Rudzan

Setelah lebih dulu merekrut gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki, Laskar Mataram kini resmi mengamankan jasa bek kiri asal Republik Ceko, Ondrej Rudzan.
img_title

Tanggal 14 Mei 2026 Hari Libur Apa? Ada Long Weekend Pekan Ini

anggal 14 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Kenaikan Yesus Kristus dan menjadi hari libur nasional di Indonesia. Yuk, simak jadwal long weekend pekan ini!
img_title

Kurban Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Besar Pahalanya? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Kurban sapi atau kambing, mana yang lebih besar pahalanya? Simak penjelasan lengkap Ustaz Khalid Basalamah tentang hewan kurban paling afdal menurut sunnah.
img_title

Update Harga iPhone 17 Series Mei 2026, Apakah Sudah Turun?

Update terbaru harga iPhone 17 series per Mei 2026. Simak daftar harga terbaru iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, sampai dengan Pro Max lengkap di sini.