Cari

Rabu, 26 Agustus 2026

Tutup
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat turun langsung membersihkan sampah di sungai Cipalabuan, kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/3/2025)
Sumber :
  • Istimewa

Dedi Mulyadi Turun Langsung, Bersihkan Sampah Menggunung Penyebab Banjir di Sungai Cipalabuan Sukabumi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terjun langsung membersihkan sampah di sungai Cipalabuan, Sukabumi, Jawa Barat. Gotong royong, Dedi juga turut dibantu warga sekitar.
Sabtu, 8 Maret 2025 - 20:25 WIB

Sukabumi, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang kini populer dengan nama KDM (Kang Dedi Mulyadi) membuat kejutan saat meninjau wilayah sungai Cipalabuan, Kabupaten Sukabumi yang terdampak banjir, Sabtu (8/3/2025).

Ya, KDM tanpa ragu 'nyemplung' langsung ke sungai Cipalabuan yang dipenuhi sampah seperti kayu, dan barang-barang bekas rumah tangga yang tampak menggunung di sungai tersebut.

Sampah-sampah tersebut tampak menyumbat aliran sungai yang ada di bawah jembatan di Dermaga Palabuhanratu.

Adapun KDM tidak basah kuyup sendirian, para warga sekitar, TNI dan Polri juga gotong-royong membantu gubernur Jabar terjun langsung membersihkan sampah di sungai Cipalabuan.

Kotor dan bau sampah pun seolah tak lagi dia hiraukan, KDM tampak luwes saat menggunakan kedua tangannya menarik sampah yang ada di sungai, lalu memisahkannya dengan tujuan agar air sungai tidak meluap dan terjadi banjir.

"Wah, segala rupa sampahnya ada, kebanyakan dari rumah, itu material-material kayu yang sudah lama ditebang dan tidak dibersihkan, akhirnya jatuh ke sungai. Nah, ada juga sampah-sampah seperti kasur, bantal, guling, celana dalam juga ada," kata KDM.

Sambil membersihkan sampah, Dedi Mulyadi menyebut faktor yang menyebabkan banjir adalah pendangkalan sungai, kedua jembatan di dermaga Palabuhanratu yang berada di aliran sungai Cipalabuan itu bentuknya lurus.

Karena hal tersebut, KDM menyebut, dia punya rencana untuk membongkar dan membangun kembali jembatan guna mengantisipasi banjir tidak terjadi lagi.

"Nanti jembatannya dibongkar, dibuat lagi melengkung, nanti saya bangun jembatannya. Warga juga jorok, buang sampah ke sungai, hutan juga rusak dibabatin (ditebang), itu tuh penyebabnya," katanya. (abs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.