Cari

Minggu, 14 Juni 2026

Tutup
Kondisi rumah warga yang rusak berat di pesisir Pantai Cipatuguran, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi akibat abrasi pantai pada Jumat, (20/12).
Sumber :
  • Antara

Puluhan Rumah Warga Rusak Kena Abrasi Pantai di Palabuhanratu Sukabumi

Abrasi Pantai Cipatuguran menyebabkan puluhan rumah warga rusak di daerah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (20/12).
Minggu, 22 Desember 2024 - 06:05 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Abrasi Pantai Cipatuguran menyebabkan puluhan rumah warga rusak di daerah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (20/12).

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi Abdul Hakim mengatakan, kejadian tersebut juga menyebabkan sebagian warga mengungsi.

"Kami masih melakukan pendataan, namun diperkirakan ada puluhan rumah yang terdampak akibat abrasi pantai dan gelombang pasang yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi," kata Medi Abdul Hakim dalam keterangannya, dikutip Sabtu (21/12).

Medi menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK), karena bencana tersebut tidak hanya terjadi di satu lokasi.

Selain itu, saat ini BPBD juga tengah berupaya membuka akses jalan di tiga kecamatan yang masih berstatus tanggap darurat bencana, yakni Kecamatan Tegalbuleud, Kalibunder, dan Pabuaran.

Sementara, warga Kampung Cipatuguran, Ujang Sudira mengatakan, rumah yang terdampak abrasi berada di RW 20 dan 21. 

Adapun abrasi pantai itu sudah terjadi sejak 5 Desember 2024 lalu dan hingga kini lokasi yang terdampak semakin meluas.

Terdapat sekitar 10 rumah yang mengalami rusak berat, meskipun tidak ada korban jiwa pemilik rumah harus mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. 

Merasa khawatir abrasi pantai semakin meluas, ujang menambahkan, dirinya memilih mengevakuasi keluarga dan barang-barang miliknya dirinya ke tempat yang lebih aman.

Guna mencegah semakin meluasnya abrasi yang dikarenakan rob, warga meminta kepada dinas terkait untuk membuat tanggul dan memperbaiki yang rusak akibat terbawa air laut pasang. (ant/dpi)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Tanggal 14 Mei 2026 Hari Libur Apa? Ada Long Weekend Pekan Ini

anggal 14 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Kenaikan Yesus Kristus dan menjadi hari libur nasional di Indonesia. Yuk, simak jadwal long weekend pekan ini!
img_title

Kurban Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Besar Pahalanya? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Kurban sapi atau kambing, mana yang lebih besar pahalanya? Simak penjelasan lengkap Ustaz Khalid Basalamah tentang hewan kurban paling afdal menurut sunnah.
img_title

Update Harga iPhone 17 Series Mei 2026, Apakah Sudah Turun?

Update terbaru harga iPhone 17 series per Mei 2026. Simak daftar harga terbaru iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, sampai dengan Pro Max lengkap di sini.
img_title

Apa Boleh Kurban Diniatkan untuk Orang yang Sudah Meninggal? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah kurban diniatkan untuk orang yang sudah meninggal? Simak penjelasan lengkap Ustaz Adi Hidayat tentang hukum kurban menurut dalil Rasulullah SAW.
img_title

Tukang Sayur Tetap Keliling Jualan Meski Stroke, Dedi Mulyadi Borong Dagangan dan Bantu Biaya Berobat

Kisah tukang sayur yang tetap berjualan meski terkena stroke bikin haru. Dedi Mulyadi langsung memborong dagangan hingga membantu biaya pengobatan.
img_title

6 Shio Paling Beruntung pada 10 Mei 2026, Ada Rezeki dan Kabar Baik

Simak deretan shio yang diprediksi jadi paling beruntung pada 10 Mei 2026. Ada peluang rezeki, kabar baik, hingga keberuntungan dalam hubungan dan karier.