Cari

Selasa, 04 Agustus 2026

Tutup
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast saat memberikan keterangan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (30/12/2024)
Sumber :
  • ANTARA

Di Tahun 2024 Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Lalu Lintas Alami Penurunan Dibanding Tahun Sebelumnya

Polda Jawa Barat (Jabar) mengungkapkan telah berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas selama tahun 2024 sebesar 21 persen. Begini rincian lengkapnya.
Senin, 30 Desember 2024 - 20:30 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Polda Jawa Barat (Jabar) mengungkapkan telah berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas selama tahun 2024 sebesar 21 persen.

Selain itu, Polda jabar juga berhasil menurunkan angka kematian akibat kecelakaan pada tahun 2024 sebesar 20 persen dibandingkan 2023.

"Sepanjang tahun 2024, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 7.442 kejadian, menurun 1.884 kejadian dan korban jiwa tercatat sebanyak 2.778 orang, turun sebanyak 667 orang disbanding tahun 2023," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Senin (30/12/2024).

Dirinya menuturkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan pihaknya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Angka korban luka berat dan ringan juga mengalami penurunan di tahun 2024 dibandingkan dengan 2023.

Berdasarkan catatan Polda Jabar, korban luka berat pada tahun 2024 sebanyak 627 orang, sementara di tahun 2023 adalah 767 orang.

"Korban luka ringan pun menurun, dari 10.152 orang pada tahun 2023 menjadi 8.313 orang di tahun 2024," tuturnya.

Lebih lanjut, ia merinci kecelakaan besar di bawah perhatian Polda Jabar sepanjang 2024, yakni banyak terjadi di jalan tol.

Tiga kasus kecelakaan besar yakni kecelakaan Bus Habibah Jaya Kencana menabrak truk Mitsubishu Fuso di Tol Cipali.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 2 orang meninggal dunia.

Selain itu, kecelakana besar juga terjadi di Tol Cikampek melibatkan Bus Primajasa dan minibus Dahitasu Grand Max serta Toyota Rush.

Kecelakaan tersebut menimbulkan 12 orang meninggal dunia.

Terakhir, kecelakaan antara Bus Transputra Fajar yang menabrak kendaraan Feroza dan tiga sepeda motor, menyebabkan lima orang meninggal dunia di Ciater, Subang. (ant/iwh)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemadaman Listrik Rugikan Peternak, GSBK Dorong Langkah Konkret PLN bagi Pelanggan

Peternak mengaku mengalami kerugian besar.
img_title

Kejati NTT Masih Dalami soal Proyek Rumah Eks Pejuang Timtim

Proses penyelidikan terkait proyek pembangunan 2.100 unit rumah bagi eks pejuang.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.
img_title

Hector Souto Berharap Pemain Indonesia Dilirik Klub Spanyol

Saat ini kendala para pemain Indonesia yang tidak memperoleh pinangan karena kurangnya exposure yang menyebabkan mereka tidak masuk dalam radar klub-klub luar negeri seperti Spanyol.
img_title

Adhyaksa FC Ubah Nama Jelang Musim Baru

Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan dalam keterangannya di  Palangka Raya
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.