Cari

Jumat, 23 Oktober 2026

Tutup
Pecinta Kopi Wajib Tahu, Ternyata Ada Manfaatnya Bagi Kesehatan, Kata dr Zaidul Akbar Kalau Anda dalam Sehari Minum Sebanyak Ini
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Pecinta Kopi Wajib Tahu, Ternyata Ada Manfaatnya Bagi Kesehatan, Kata dr Zaidul Akbar Kalau Anda dalam Sehari Minum Sebanyak Ini

Dalam penjelasannya, dr Zaidul yang juga dikenal sebagai Ustaz ini, menyampaikan sehat tidaknya minuman kopi tergantung bagaimana menyajikannya simak penjelasan
Selasa, 19 November 2024 - 19:06 WIB

Jakarta, tvOnenews.com- Minuman kopi bagi masyarakat Indonesia jadi salah satu pilihan favorit saat ini. Bahkan minuman kopi sudah menjamur hadir dengan berbagai varian rasa.

Hal ini pun disorot Konsultan Kesehatan, dr Zaidul Akbar yang mengingatkan ada sisi sehat dan tidak sehatnya untuk minum kopi. 

Sehingga kebiasaan minum kopi bagi bapak-bapak atau siapapun perlu diperhatikan. Bukan dikonsumsi semaunya.

Dalam penjelasannya, dr Zaidul yang juga dikenal sebagai Ustaz ini, menyampaikan sehat tidaknya minuman kopi tergantung bagaimana menyajikannya. 

Menurut dr Zaidul cukup minum dengan rasa original dan untuk jumlah katanya bisa 1 sampai 2 gelas sehari. Hal ini untuk mendapatkan khasiatnya.

"Memang lebih sehat bila minum air yang tidak berwarna, bila ingin berwarna jangan campurkan minuman dengan apapun yang ciptakan masalah, seperti kopi," kata dr Zaidul Akbar.

"Kopi itu bagus sehari segelas. Asal satu atau dua cangkir sehari tapi masalahnya, kita minum kopi suka salah caranya," jelasnya dalam Youtube dr Zaidul Akbar Official, dikutip Selasa (19/11/2024).

Sehubungan dengan minum kopi, dr Zaidul Akbar pun menambahkan selain rasanya yang enak. Nyeruput kopi juga bisa menimbulkan rasa senang karena adanya kafein. 

Kemudian, manfaat lain dari kopi, juga mampu mengurangi kadar lemak dalam tubuh. 

"Sebab Allah SWT menciptakan kopi kaya akan kandungan oksigennya," ungkapnya.

Namun, kata dr Zaidul dengan syarat utama agar tetap sehat minum kopi yaitu original. Alias anda harus mengutamakan rasa kopi yang asli tanpa gula. 

"Kalau minum kopi, kopi saja, paham ya sampai ini," terang dr Zaidul.

"Bagus kalau anda cocok, kopi itu fat mampu membakar lemak. Sebab mampu mengurangi selera rasa makan", sambungnya.

Meskipun kopi itu menyehatkan juga, kata dr Zaidul harus tetap disesuaikan kondisi kesehatan. 

Menurutnya, secara umum orang minum kopi untuk mendapatkan kebahagian. Sebab kafein yang ada dalam kopi mampu memberikan kenikmatan.

Namun, ia tegaskan kalau minum kopi sebenarnya bagus atau boleh bagi siapapun. Dengan catatan tidak memiliki sakit tertentu.

"Asal anda kuat ya (tidak memiliki sakit tertentu), sebab kalau lambung anda nggak kuat jangan juga diminum ya,"pesan dr Zaidul.

"Bagus-bagus saja, asal tidak menambahkan sesuatu yang mengubah rasanya, seperti rasa manis. Bukan tidak boleh, tapi saya maksud mau minum warna tetap sehat minum rasa asli," imbuh dr Zaidul.(klw)

waallahualam 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pabrikan Mobil China Ubah Peta Persaingan Otomotif Indonesia, Fitur Premium Kini Tak Lagi Mahal

Kehadiran sejumlah merek mobil asal China dalam beberapa tahun terakhir membawa perubahan besar bagi industri otomotif Indonesia.
img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title