Cari

Minggu, 26 Juli 2026

Tutup
Konsumsi nasi putih agar tetap sehat menurut dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Tak Usah Khawatir Kena Diabetes Kalau Makan Nasi Putih, dr Zaidul Akbar Bagikan Tips agar Tetap Sehat, Katanya Cukup Pakai...

Pendakwah dan praktisi kesehatan dr Zaidul Akbar memberikan tips jitu agar mengonsumsi rutin nasi putih sehar-hari terhindari dari diabetes karena tinggi gula.
Selasa, 26 November 2024 - 20:45 WIB

tvOnenews.com - Praktisi kesehatan dr Zaidul Akbar membagikan tips agar tetap sehat meskipun rutin mengonsumsi nasi putih seperti umumnya warga Indonesia.

Menurut dr Zaidul Akbar, cukup dengan mencampurkan bahan-bahan alami ini ke dalam nasi putih, maka jenis makanan tersebut bisa tetap sehat dikonsumsi.

Sebagaimana diketahui, masyarakat dari negara-negara kawasan Asia Timur, tak terkecuali Indonesia memang rutin mengonsumsi nasi putih sehari-hari.

Bahkan, ada sebagian orang yang merasa kalau belum mengonsumsi nasi di suatu waktu, maka menurut mereka itu sama saja belum makan.

Walaupun menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia, ternyata terkandung gula yang cukup tinggi di dalam nasi, sehingga kurang baik untuk kesehatan.

Apalagi bagi mereka yang sedang diet ataupun menderita penyakit diabetes, maka mengonsumsi nasi putih tidak dianjurkan dan sebaiknya diganti dengan makanan lain.

Pendakwah sekaligus praktisi kesehatan dr Zaidul Akbar menjelaskan kalau tingginya kadar gula dalam nasi putih dapat memperlambat metabolisme tubuh.

“Masalahnya kalau sudah makan nasi putih, apa yang akan terjadi saat Anda kuliah? Ngantuk loh,” kata dr Zaidul Akbar. 

Kondisi inilah yang membuat seseorang setelah makan nasi putih seringkali merasakan kantuk yang luar biasa lantaran kandungan gula yang cukup tinggi.

“Karena tubuh susah metabolisme gula pada nasi itu,” paparnya.

Oleh sebab itu, makanan pokok seperti nasi merah atau coklat, bahkan bisa juga ubi, singkong, serta sagu dapat dipertimbangkan sebagai alternatif sumber karbohidrat.

Akan tetapi, dr Zaidul Akbar menjelaskan kalau ternyata penderita diabetes masih bisa mengonsumsi nasi putih bahkan menjadi lebih sehat lagi daripada sebelumnya.

Ustaz kondang tersebut mengatakan bahwa nasi putih bisa menjadi makanan sehat bila dicampur dengan bahan-bahan alami yang kaya akan serat, protein, hingga probiotik.

“Saran saya, dimodif nasinya. Nasi putih kenapa banyak dilarang? Karena tinggi banget gulanya,“ pungkas dr Zaidul Akbar dilansir dari YouTube Assabil Channel.

Lebih lanjut, dr Zaidul Akbar memberikan tips bagaimana agar seseorang tetap dapat makan nasi putih, tapi tak lagi khawatir akan tingginya kadar gula.

Menurutnya, nasi putih yang akan dimakan bisa dicampurkan dengan bahan-bahan organik lainnya saat tengah memasak beras sebelum dikonsumsi.

“Saran pertama, coba ambil cabe rawit, tambahkan bawang putih, tambahkan serai sedikit, ditumis pakai minyak kelapa atau kalau enggak pakai minyak zaitun, tumis pakai api kecil saja,” lanjutnya.

“Nanti tambahkan garam sedikit, garam bukit atau garam laut yang sehat, sama tambahkan lada hitam,” ucapnya dr Zaidul Akbar.

“Dioseng-oseng sebentar, itu nanti dimasukkan ke nasinya tadi ini,” imbuhnya.

Dokter spesialis kesehatan tersebut mengungkapkan kalau cara di atas dilakukan untuk menambah kandungan serat dan mineral penting dalam nasi.

Konsumsi nasi putih agar tetap sehat menurut dr Zaidul Akbar
Konsumsi nasi putih agar tetap sehat menurut dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

“Bukan nasi goreng sih kebayang kan? Ini dalam rangka nasi serat dan mineral penting ke nasinya tadi,” papar dr Zaidul Akbar. 

“Jadi nasinya tidak terlalu berat untuk dicerna badan kita. Itu yang pertama,” tambahnya.

Di sisi lain, dr Zaidul Akbar memberikan tips lain soal lauk pendamping nasi yang tetap sehat jika rutin dikonsumsi yaitu sambal dengan campuran kurma.

Kurma digunakan untuk memberikan rasa manis di dalam sambal karena pada proses pembuatannya sebagai pengganti gula pasir. 

“Atau yang kedua, Anda bisa pakai pola ini nanti bikin sambel. Isi sambelnya dari cabai rawit, kurma, bawang putih, garam. Temen-temen pemanisnya bisa ganti pakai kurma,” tegasnya. 

"Diulek-ulek sebentar, lalu tempenya diancur-ancurin, masukin ke nasinya. Maka nasi Anda full serat, full protein, full probiotik,” jelas dr Zaidul Akbar. 

(han)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Surat Tempo ke Agrinas Munculkan Perdebatan Publik

Perdebatan muncul setelah surat penawaran tersebut beredar dan mendapat beragam tanggapan dari sejumlah pihak.
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.
img_title

PSIM Yogyakarta Boyong Bek Kiri Ceko Ondrej Rudzan

Setelah lebih dulu merekrut gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki, Laskar Mataram kini resmi mengamankan jasa bek kiri asal Republik Ceko, Ondrej Rudzan.
img_title

Tanggal 14 Mei 2026 Hari Libur Apa? Ada Long Weekend Pekan Ini

anggal 14 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Kenaikan Yesus Kristus dan menjadi hari libur nasional di Indonesia. Yuk, simak jadwal long weekend pekan ini!
img_title

Kurban Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Besar Pahalanya? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Kurban sapi atau kambing, mana yang lebih besar pahalanya? Simak penjelasan lengkap Ustaz Khalid Basalamah tentang hewan kurban paling afdal menurut sunnah.
img_title

Update Harga iPhone 17 Series Mei 2026, Apakah Sudah Turun?

Update terbaru harga iPhone 17 series per Mei 2026. Simak daftar harga terbaru iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, sampai dengan Pro Max lengkap di sini.