Cari

Jumat, 01 Mei 2026

Tutup
Ilustrasi penembakan.
Sumber :
  • Pixabay

Indonesia Kirim Nota Diplomatik ke Malaysia Terkait Penembakan WNI di Selangor

Juru Bicara Kantor Kepresidenan, Philips Vermont, dalam konferensi pers di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/1/2025), mengungkapkan bahwa pengiriman nota diplomatik ini merupakan langkah resmi pemerintah untuk menuntut keadilan bagi korban.
Jumat, 31 Januari 2025 - 20:13 WIB

Jakarta, tvOneNews.com - Pemerintah Indonesia secara resmi telah mengirimkan nota diplomatik kepada Malaysia menyusul insiden penembakan yang melibatkan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan Tanjung Rhu, Selangor. Nota diplomatik ini dikirim melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur untuk meminta investigasi menyeluruh atas insiden tersebut.

Juru Bicara Kantor Kepresidenan, Philips Vermont, dalam konferensi pers di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/1/2025), mengungkapkan bahwa pengiriman nota diplomatik ini merupakan langkah resmi pemerintah untuk menuntut keadilan bagi korban.

"Menteri Luar Negeri Pak Sugiono sudah meminta penyelidikan yang menyeluruh terkait insiden ini. Kita akan menunggu hasil dari investigasi pihak Malaysia," ujar Philips.

Ketika ditanya mengenai usulan dari DPR untuk membentuk tim investigasi independen, Philips menyatakan bahwa langkah tersebut akan dipertimbangkan berdasarkan perkembangan penyelidikan dari pihak Malaysia.

"Saya kira hal itu akan bergantung pada proses investigasi yang sedang berjalan di Malaysia," tambahnya.

Insiden penembakan terjadi pada Jumat (24/1/2025) di perairan Tanjung Rhu, Selangor, ketika petugas dari Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) melepaskan tembakan ke arah kapal yang ditumpangi lima WNI. Dalam kejadian tersebut, satu WNI dilaporkan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis di Malaysia.

Presiden Prabowo Subianto, dalam keterangannya pada Kamis (30/1/2025), menyatakan keyakinannya bahwa otoritas penegak hukum Malaysia akan melakukan penyelidikan yang profesional dan menyeluruh.

"Kami yakin pihak Malaysia akan melaksanakan penyelidikan yang terbaik," ujar Presiden Prabowo selepas acara Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2025 di Jakarta.

Sementara itu, KBRI Kuala Lumpur telah mendapatkan akses kekonsuleran untuk menemui para korban pada Rabu (29/1). KBRI dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) juga terus memonitor kondisi keempat WNI yang saat ini dirawat. Selain itu, nota diplomatik yang dikirim juga menyoroti potensi penggunaan kekuatan berlebihan (excessive use of force) oleh APMM dalam insiden tersebut.

Pemerintah Indonesia menunggu hasil investigasi dari otoritas Malaysia sembari terus berkomunikasi untuk memastikan keadilan bagi para korban. Pemerintah juga membuka opsi untuk mengambil langkah lebih lanjut, termasuk membentuk tim investigasi sendiri, jika diperlukan.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Rumah Anisa Rahma Eks Cherrybelle Hangus Terbakar, Tak Disangka 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh!

Kebakaran rumah Anisa Rahma di Bandung diduga akibat lilin. Meski sebagian bangunan hangus, 3.500 Al-Qur’an dilaporkan tetap utuh dan jadi sorotan.
img_title

Warga Sumedang Jangan Lewatkan! Dedi Mulyadi Ajak Rayakan Hari Jadi dengan Arak-Arakan Meriah

Dedi Mulyadi ajak warga Sumedang dan Jawa Barat hadir di kirab Mahkota Binokasih 2 Mei 2026. Arak-arakan budaya meriah tampilkan kesenian daerah.
img_title

Sempat Bahas Emas hingga Minta Suvenir Tambahan di Pernikahan El-Syifa, Dara Arafah Diserbu Komentar Pedas

Selebgram Dara Arafah dapat kecaman tajam warganet setelah mengomentari suvenir pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju
img_title

Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Jaga Palang Kereta, KDM Desak Pembangunan Sistem Otomatis

Dedi Mulyadi larang warga jaga palang kereta usai kecelakaan Bekasi Timur. Pemprov Jabar dorong pemasangan palang otomatis demi keselamatan bersama.
img_title

Dirut KAI Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Bekasi Timur, Sampaikan Duka dan Siap Biayai Sekolah

Dirut KAI kunjungi keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, sampaikan belasungkawa dan tawarkan bantuan biaya sekolah untuk anak korban.
img_title

Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Petugas yang Persulit Langsung Dinonaktifkan

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) langsung melakukan evaluasi dan memastikan adanya tindakan terhadap petugas.