Bandung, tvOnenews.com - Momen haru terjadi saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu seorang tukang sayur yang tetap berjualan keliling meski tengah menderita stroke.
Kisah perjuangan pedagang kecil tersebut langsung menyentuh hati banyak orang setelah videonya viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah melalui media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi terlihat menghampiri seorang penjual sayur yang sedang berjualan menggunakan gerobak sederhana.
Kondisi fisik pedagang itu tampak kesulitan bergerak karena mengalami stroke, namun ia tetap berusaha mencari nafkah demi keluarganya.
“Ini masih dagang? Sakit apa ini?” tanya Dedi Mulyadi kepada pedagang tersebut.
“Stroke pak,” jawab sang tukang sayur dengan suara pelan.
Dedi Mulyadi kemudian terlihat prihatin karena pria tersebut masih memaksakan diri bekerja di tengah kondisi kesehatannya yang menurun.
“Kenapa stroke masih dagang?” tanya Dedi Mulyadi lagi.
Pedagang sayur itu mengaku dirinya tetap bekerja karena masih memiliki anak yang membutuhkan biaya sekolah.
“Kan punya anak masih sekolah,” ujarnya.
Jawaban sederhana itu langsung membuat suasana menjadi haru.
Dedi Mulyadi kemudian menanyakan apakah sang pedagang bersedia menjalani pengobatan agar kondisinya bisa membaik.
“Ini kan stroke, harus diobatin, mau nggak diobatin?” kata Dedi Mulyadi.
“Mau,” jawab penjual sayur tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, Dedi Mulyadi kemudian meminta warga sekitar untuk membantu menghabiskan dagangan milik penjual sayur tersebut.
Warga yang berada di lokasi langsung menyerbu dagangan sayur dan seluruh pembayaran ditanggung oleh Dedi Mulyadi.
Setelah seluruh dagangan habis terjual, Dedi Mulyadi menanyakan total uang hasil penjualan hari itu.
“Habis dagangannya, berapa semua?” tanyanya.
Dedi Mulyadi kemudian memberikan uang sebesar Rp1 juta kepada sang pedagang.
Penjual sayur tersebut tampak terkejut dan bersyukur karena menerima uang lebih besar dari hasil dagangannya.
“Kurang?” tanya Dedi Mulyadi.
“Udah banyak banget lebihnya,” jawab sang pedagang sambil tersenyum.
Namun perhatian Dedi Mulyadi tidak berhenti sampai di sana. Ia juga menanyakan apakah banyak warga yang masih memiliki utang kepada penjual sayur tersebut.
“Ada yang ngutang nggak orang sini?” tanya Dedi Mulyadi.
“Banyak,” jawab penjual sambil memperlihatkan buku catatan utang pelanggan.
Dari catatan tersebut diketahui jumlah utang warga mencapai sekitar Rp500 ribuan.
Dedi Mulyadi pun langsung memutuskan melunasi seluruh utang pelanggan kepada tukang sayur tersebut.
“Jadi yang utang di sini berapa?” tanya Dedi Mulyadi lagi.
“Paling 500-an,” jawab penjual.
Utang para warga juga turut dilunasi oleh KDM.
“Yang utang dilunasin sama Pak Dedi,” ujar penjual sayur.
Warga yang sebelumnya memiliki utang pun tampak bersorak dan mendoakan kesembuhan penjual sayur tersebut.
Suasana penuh haru semakin menarik ketika Dedi Mulyadi memberikan arahan agar sang pedagang segera fokus menjalani pengobatan.
“Beres ini nanti gerobaknya simpan di rumah dirapikan, besok dijemput sama yang namanya Sulor pegawai saya, dibawa langsung berobat, istrinya bawa,” kata Dedi Mulyadi.
Ia juga memastikan kebutuhan hidup keluarga penjual sayur tetap terbantu selama masa pengobatan berlangsung.
“Sekarang pulang, nanti diobatin, udah punya modal buat dagang, bekal selama sakit dibantuin,” lanjutnya.
Di akhir pertemuan, Dedi Mulyadi memeluk penjual sayur tersebut. Momen itu membuat banyak warga dan warganet ikut terharu melihat perjuangan seorang ayah demi keluarga sekaligus kepedulian pemimpin daerah terhadap masyarakat kecil.
Video di YouTube tersebut pun langsung dibanjiri komentar positif dari masyarakat. Banyak yang memuji tindakan Dedi Mulyadi karena dinilai benar-benar turun langsung membantu warga yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan ekonomi dan kesehatan. (adk)
Load more