tvOnenews.com - Warga Kota Bogor diminta bersiap mencari jalur alternatif pada malam ini menyusul digelarnya Kirab Mahkota Binokasih yang akan melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat kota.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan masyarakat agar memperhatikan rekayasa lalu lintas karena acara budaya tersebut diprediksi menyedot perhatian ribuan warga.
Kirab Mahkota Binokasih menjadi salah satu agenda budaya besar yang akan berlangsung meriah di Kota Bogor.
Iring-iringan peserta kirab akan bergerak dari kawasan Batu Tulis menuju pusat Kota Bogor hingga area Kebun Raya Bogor.
Melalui media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan budaya tersebut sekaligus memahami adanya pengaturan lalu lintas selama acara berlangsung.
“Jangan lupa, nanti malam mahkota Binokasih kirabnya melewati kota Bogor Dari Batu Tulis menuju pintu 9 Kebun Raya Bogor. Pasti ada yang bertanya, itu jalan Batu Tulis bagaimana? Jalannya tinggal nunggu waktunya sebentar lagi dikerjakan,” ujar Dedi Mulyadi.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Jawa Barat yang terus memberikan dukungan maupun kritik terhadap program-program pemerintah daerah.
“Terima kasih atas dukungannya, doanya Semoga kita semua dalam keadaan sehat Dan kita terus akan bekerja memberikan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat Jabar Dan terima kasih juga bagi yang terus memberikan kritik Karena itu adalah bagian dari demokrasi,” lanjutnya.
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota memastikan akan melakukan penutupan total di Jalan Suryakencana pada Jumat malam guna mendukung kelancaran acara Kirab Mahkota Binokasih.
Penutupan jalan dilakukan karena Jalan Suryakencana menjadi salah satu jalur utama yang akan dilalui oleh rombongan kirab budaya tersebut.
Prosesi kirab dijadwalkan dimulai sekitar pukul 18.00 WIB dengan titik keberangkatan dari Museum Pajajaran di kawasan Batutulis.
Rangkaian peserta kirab nantinya akan bergerak menuju Lawang Suryakencana yang menjadi titik akhir kegiatan budaya tersebut.
Diperkirakan sekitar 1.500 peserta dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat ikut ambil bagian dalam kirab budaya ini.
Para peserta bahkan telah mulai berkumpul sejak siang hari di area Museum Batutulis untuk melakukan persiapan sebelum iring-iringan dimulai.
Penutupan lalu lintas di Jalan Suryakencana akan diberlakukan hingga Simpang Ahoy. Selain itu, akses menuju Bondongan juga akan ditutup sementara sampai seluruh peserta kirab selesai melintas.
Pihak kepolisian menyebut kendaraan dari arah Jalan Otista nantinya akan diarahkan lurus menuju kawasan Empang sebagai jalur pengalihan sementara.
Setelah seluruh peserta kirab memasuki kawasan Suryakencana, arus lalu lintas menuju Simpang Ahoy dan Sukasari akan kembali dibuka secara bertahap.
Kirab Mahkota Binokasih sendiri menjadi salah satu simbol budaya Sunda yang sarat nilai sejarah.
Acara ini tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan tradisi leluhur di Jawa Barat.
Antusiasme masyarakat diperkirakan akan sangat tinggi mengingat kirab budaya tersebut menghadirkan berbagai kesenian daerah, pakaian adat, hingga iring-iringan simbol kerajaan Sunda yang penuh nilai historis.
Karena itu, warga Bogor diimbau untuk menghindari jalur-jalur utama yang dilalui rombongan kirab dan memilih rute alternatif agar perjalanan tetap lancar.
Selain menghindari kemacetan, masyarakat juga diminta menjaga ketertiban selama acara berlangsung demi keamanan bersama.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap Kirab Mahkota Binokasih dapat menjadi momentum memperkuat identitas budaya Sunda sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan tradisi daerah. (adk)
Load more