Cari

Kamis, 06 Agustus 2026

Tutup
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Warga Bogor Siapkan Jalur Alternatif, Dedi Mulyadi Sebut Kirab Mahkota Binokasih Lewat Batutulis hingga Kebun Raya

Kirab Mahkota Binokasih bakal melintas di Kota Bogor malam ini. Dedi Mulyadi meyebut acara akan dimulai dari Batutulis hingga Kebun Raya Bogor.
Jumat, 8 Mei 2026 - 12:15 WIB

tvOnenews.com - Warga Kota Bogor diminta bersiap mencari jalur alternatif pada malam ini menyusul digelarnya Kirab Mahkota Binokasih yang akan melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat kota.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan masyarakat agar memperhatikan rekayasa lalu lintas karena acara budaya tersebut diprediksi menyedot perhatian ribuan warga.

Kirab Mahkota Binokasih menjadi salah satu agenda budaya besar yang akan berlangsung meriah di Kota Bogor.

Iring-iringan peserta kirab akan bergerak dari kawasan Batu Tulis menuju pusat Kota Bogor hingga area Kebun Raya Bogor.

Melalui media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan budaya tersebut sekaligus memahami adanya pengaturan lalu lintas selama acara berlangsung.

“Jangan lupa, nanti malam mahkota Binokasih kirabnya melewati kota Bogor Dari Batu Tulis menuju pintu 9 Kebun Raya Bogor. Pasti ada yang bertanya, itu jalan Batu Tulis bagaimana? Jalannya tinggal nunggu waktunya sebentar lagi dikerjakan,” ujar Dedi Mulyadi.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Jawa Barat yang terus memberikan dukungan maupun kritik terhadap program-program pemerintah daerah.

“Terima kasih atas dukungannya, doanya Semoga kita semua dalam keadaan sehat Dan kita terus akan bekerja memberikan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat Jabar Dan terima kasih juga bagi yang terus memberikan kritik Karena itu adalah bagian dari demokrasi,” lanjutnya.

Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota memastikan akan melakukan penutupan total di Jalan Suryakencana pada Jumat malam guna mendukung kelancaran acara Kirab Mahkota Binokasih.

Mahkota Binokasih
Mahkota Binokasih
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

 

Penutupan jalan dilakukan karena Jalan Suryakencana menjadi salah satu jalur utama yang akan dilalui oleh rombongan kirab budaya tersebut.

Prosesi kirab dijadwalkan dimulai sekitar pukul 18.00 WIB dengan titik keberangkatan dari Museum Pajajaran di kawasan Batutulis.

Rangkaian peserta kirab nantinya akan bergerak menuju Lawang Suryakencana yang menjadi titik akhir kegiatan budaya tersebut.

Diperkirakan sekitar 1.500 peserta dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat ikut ambil bagian dalam kirab budaya ini.

Para peserta bahkan telah mulai berkumpul sejak siang hari di area Museum Batutulis untuk melakukan persiapan sebelum iring-iringan dimulai.

Penutupan lalu lintas di Jalan Suryakencana akan diberlakukan hingga Simpang Ahoy. Selain itu, akses menuju Bondongan juga akan ditutup sementara sampai seluruh peserta kirab selesai melintas.

Pihak kepolisian menyebut kendaraan dari arah Jalan Otista nantinya akan diarahkan lurus menuju kawasan Empang sebagai jalur pengalihan sementara.

Setelah seluruh peserta kirab memasuki kawasan Suryakencana, arus lalu lintas menuju Simpang Ahoy dan Sukasari akan kembali dibuka secara bertahap.

Kirab Mahkota Binokasih sendiri menjadi salah satu simbol budaya Sunda yang sarat nilai sejarah.

Acara ini tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan tradisi leluhur di Jawa Barat.

Antusiasme masyarakat diperkirakan akan sangat tinggi mengingat kirab budaya tersebut menghadirkan berbagai kesenian daerah, pakaian adat, hingga iring-iringan simbol kerajaan Sunda yang penuh nilai historis.

Karena itu, warga Bogor diimbau untuk menghindari jalur-jalur utama yang dilalui rombongan kirab dan memilih rute alternatif agar perjalanan tetap lancar.

Selain menghindari kemacetan, masyarakat juga diminta menjaga ketertiban selama acara berlangsung demi keamanan bersama.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap Kirab Mahkota Binokasih dapat menjadi momentum memperkuat identitas budaya Sunda sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan tradisi daerah. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.
img_title

Hector Souto Berharap Pemain Indonesia Dilirik Klub Spanyol

Saat ini kendala para pemain Indonesia yang tidak memperoleh pinangan karena kurangnya exposure yang menyebabkan mereka tidak masuk dalam radar klub-klub luar negeri seperti Spanyol.
img_title

Adhyaksa FC Ubah Nama Jelang Musim Baru

Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan dalam keterangannya di  Palangka Raya
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.