Cari

Sabtu, 19 September 2026

Tutup
Ilustrasi Kambing untuk Kurban
Sumber :
  • Gemini AI

Kurban Lebih Utama Kambing Jantan atau Betina? Buya Yahya Beri Penjelasan Lengkap

Bingung pilih kambing jantan atau betina untuk kurban? Buya Yahya jelaskan mana yang lebih utama menurut syariat Islam serta faktor pentingnya.
Senin, 4 Mei 2026 - 23:13 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menjalankan ibadah kurban.

Salah satu hal yang kerap menjadi pertanyaan adalah pemilihan hewan kurban, khususnya terkait apakah kambing jantan atau betina yang lebih afdol untuk disembelih.

Pertanyaan ini sering muncul ketika masyarakat berada di pasar hewan dan dihadapkan pada dua pilihan yang berbeda.

Di satu sisi, kambing jantan terlihat lebih gagah dan biasanya memiliki harga yang lebih tinggi.

Di sisi lain, kambing betina sering kali lebih terjangkau namun tetap tampak sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.

Untuk menjawab hal tersebut, ulama terkemuka Buya Yahya memberikan penjelasan melalui kajian yang disampaikan di kanal YouTube Al Bahjah TV.

Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa baik kambing jantan maupun kambing betina sama-sama sah digunakan untuk ibadah kurban.

“Menyembelih kurban, kambing betina sah. Tidak harus kambing jantan,” ujar Buya Yahya, menepis anggapan umum yang berkembang di masyarakat.

Fenomena yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa kambing jantan lebih diminati dan memiliki harga lebih mahal.

Namun menurut Buya Yahya, hal tersebut bukan berasal dari aturan agama, melainkan lebih kepada persepsi sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa kambing jantan sering dianggap lebih menarik karena posturnya yang lebih besar dan tampak gagah.

Faktor visual inilah yang membuat banyak orang lebih memilih kambing jantan, bukan karena alasan syariat.

“Sebetulnya itu hanya penafsirannya saja. Umumnya kalau kambing jantan gagah, besar, maka diutamakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menekankan bahwa dalam memilih hewan kurban, yang seharusnya menjadi prioritas bukanlah jenis kelamin, melainkan kualitas hewan tersebut.

Kambing yang sehat, gemuk, dan memiliki ukuran tubuh yang besar lebih utama karena memberikan manfaat yang lebih banyak bagi penerima daging kurban.

“Kalau ingin mana yang lebih bagus, utamakan yang lebih besar dan lebih bermanfaat untuk umat Nabi Muhammad. Kalau betina lebih besar, pilih betina daripada jantan yang kurus,” tegasnya.

Penjelasan ini memberikan sudut pandang baru bagi masyarakat bahwa nilai utama dalam ibadah kurban terletak pada manfaat yang diberikan.

Semakin banyak daging yang bisa dibagikan kepada sesama, maka semakin besar pula nilai kebaikannya.

Selain itu, Buya Yahya juga mengingatkan bahwa ibadah kurban merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan setiap tahun bagi umat Islam yang mampu.

“Kurban itu sunnah setiap tahun, bukan hanya sekali seumur hidup. Setiap datang Hari Raya Kurban, disunnahkan untuk berkurban,” ujarnya.

Ia juga mengajak umat Islam untuk tidak terjebak pada gengsi atau penilaian orang lain dalam memilih hewan kurban.

Menurutnya, yang paling penting adalah niat yang tulus dan kemampuan masing-masing individu.

Dalam praktiknya, memilih hewan kurban sebaiknya disesuaikan dengan kondisi finansial tanpa harus memaksakan diri.

Kambing betina yang sehat dan besar tetap memiliki nilai ibadah yang sama bahkan bisa lebih utama dibandingkan kambing jantan yang kecil. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.