tvOnenews.com - Makanan berlemak sejak lama dikenal sebagai salah satu penyumbang berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit jantung, kolesterol tinggi, hingga obesitas.
Meski begitu, penting untuk dipahami bahwa tidak semua lemak bersifat buruk. Tubuh tetap membutuhkan lemak baik untuk fungsi tertentu.
Namun, yang perlu diwaspadai adalah makanan dengan kandungan lemak jahat seperti lemak trans dan lemak jenuh yang tinggi.
Berikut ini deretan makanan tinggi lemak yang populer dan sebaiknya dibatasi konsumsinya melansir dari program Hidup Sehat tvOne:
1. Kentang Goreng
Kentang sebenarnya merupakan sumber karbohidrat yang sehat jika dikukus atau direbus.
Namun, ketika digoreng, kentang menyerap banyak minyak dan berubah menjadi makanan tinggi lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan.
2. Daging Sapi Berlemak
Daging sapi memang kaya protein, tetapi bagian yang berlemak mengandung lemak jenuh tinggi.
Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung.
3. Martabak Manis
Camilan favorit ini mengandung banyak lemak karena penggunaan margarin yang melimpah.
Belum lagi jika ditambah topping seperti cokelat dan keju, kandungan lemak serta kalorinya akan semakin tinggi.
4. Pizza
Pizza dikenal sebagai makanan lezat, tetapi topping seperti sosis, pepperoni, daging cincang, dan keju mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang cukup tinggi.
5. Ayam Goreng Cepat Saji
Proses penggorengan dengan minyak panas serta penggunaan kulit ayam membuat makanan ini tinggi lemak dan kolesterol. Kandungan garamnya juga cukup tinggi.
6. Donat
Donat digoreng dalam minyak dan biasanya diberi topping manis. Selain tinggi lemak, makanan ini juga dapat meningkatkan kadar gula darah.
7. Gorengan
Berbagai jenis gorengan seperti bakwan, tempe goreng, dan tahu isi menjadi camilan favorit banyak orang.
Namun, minyak yang digunakan berulang kali dapat meningkatkan kandungan lemak jahat.
8. Keju, Es Krim, Daging Olahan, Biskuit, dan Kerupuk
Kelompok makanan ini umumnya mengandung lemak jenuh tinggi, gula tambahan, serta bahan pengawet yang kurang baik jika dikonsumsi berlebihan.
Mengonsumsi makanan tinggi lemak sesekali tidak masalah, tetapi penting untuk menjaga porsi dan frekuensinya.
Pilih metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau memanggang agar asupan lemak tetap terkontrol.
Dengan pola makan seimbang, kesehatan tubuh pun bisa tetap terjaga.
(nka)
Load more