Cari

Kamis, 17 September 2026

Tutup
ilustrasi makan makanan berlemak
Sumber :
  • unsplah.com/Tim Samuel

8 Makanan Paling Tinggi Lemak yang Banyak Digemari, Sebaiknya Batasi!

Deretan makanan paling tinggi lemak yang banyak digemari ini ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Yuk, ketahui daftarnya!
Senin, 4 Mei 2026 - 14:24 WIB

tvOnenews.com Makanan berlemak sejak lama dikenal sebagai salah satu penyumbang berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit jantung, kolesterol tinggi, hingga obesitas.

Meski begitu, penting untuk dipahami bahwa tidak semua lemak bersifat buruk. Tubuh tetap membutuhkan lemak baik untuk fungsi tertentu.

Namun, yang perlu diwaspadai adalah makanan dengan kandungan lemak jahat seperti lemak trans dan lemak jenuh yang tinggi.

Berikut ini deretan makanan tinggi lemak yang populer dan sebaiknya dibatasi konsumsinya melansir dari program Hidup Sehat tvOne:

ilustrasi makanan tidak sehat
ilustrasi makanan tidak sehat
Sumber :
  • pexels.com/ready made

 

1. Kentang Goreng

Kentang sebenarnya merupakan sumber karbohidrat yang sehat jika dikukus atau direbus.

Namun, ketika digoreng, kentang menyerap banyak minyak dan berubah menjadi makanan tinggi lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan.

2. Daging Sapi Berlemak

Daging sapi memang kaya protein, tetapi bagian yang berlemak mengandung lemak jenuh tinggi.

Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung.

3. Martabak Manis

Camilan favorit ini mengandung banyak lemak karena penggunaan margarin yang melimpah.

Belum lagi jika ditambah topping seperti cokelat dan keju, kandungan lemak serta kalorinya akan semakin tinggi.

4. Pizza

Pizza dikenal sebagai makanan lezat, tetapi topping seperti sosis, pepperoni, daging cincang, dan keju mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang cukup tinggi.

5. Ayam Goreng Cepat Saji

Proses penggorengan dengan minyak panas serta penggunaan kulit ayam membuat makanan ini tinggi lemak dan kolesterol. Kandungan garamnya juga cukup tinggi.

6. Donat

Donat digoreng dalam minyak dan biasanya diberi topping manis. Selain tinggi lemak, makanan ini juga dapat meningkatkan kadar gula darah.

7. Gorengan

Berbagai jenis gorengan seperti bakwan, tempe goreng, dan tahu isi menjadi camilan favorit banyak orang.

Namun, minyak yang digunakan berulang kali dapat meningkatkan kandungan lemak jahat.

8. Keju, Es Krim, Daging Olahan, Biskuit, dan Kerupuk

Kelompok makanan ini umumnya mengandung lemak jenuh tinggi, gula tambahan, serta bahan pengawet yang kurang baik jika dikonsumsi berlebihan.

Mengonsumsi makanan tinggi lemak sesekali tidak masalah, tetapi penting untuk menjaga porsi dan frekuensinya.

Pilih metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau memanggang agar asupan lemak tetap terkontrol.

Dengan pola makan seimbang, kesehatan tubuh pun bisa tetap terjaga.

(nka)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.