Cari

Senin, 10 Agustus 2026

Tutup
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube/khalidbasalamah

Kurban Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Besar Pahalanya? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Kurban sapi atau kambing, mana yang lebih besar pahalanya? Simak penjelasan lengkap Ustaz Khalid Basalamah tentang hewan kurban paling afdal menurut sunnah.
Selasa, 12 Mei 2026 - 07:58 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah kurban.

Tradisi menyembelih hewan kurban menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan bagi Muslim yang mampu secara finansial.

Di Indonesia, hewan kurban yang paling umum dipilih adalah sapi, kambing, domba, dan kerbau.

Namun di tengah persiapan tersebut, masih banyak umat Islam yang bertanya-tanya mengenai hewan kurban yang paling utama menurut syariat Islam.

Pertanyaan seperti “lebih afdal kurban sapi atau kambing?” pun kerap muncul setiap mendekati Idul Adha.

Dalam salah satu ceramahnya yang diunggah di YouTube, Ustaz Khalid Basalamah memberikan penjelasan mengenai hewan kurban yang lebih utama berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, hewan yang lebih afdal untuk dijadikan kurban adalah kambing atau domba. Hal tersebut didasarkan pada praktik yang dilakukan langsung oleh Nabi Muhammad SAW.

“Afdalnya kambing dan domba karena Nabi Muhammad SAW berkurban dengan kambing dan domba, harus itu,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Penjelasan tersebut cukup menarik perhatian karena di Indonesia banyak masyarakat yang lebih memilih sapi sebagai hewan kurban.

Selain ukuran yang lebih besar, daging sapi juga dianggap lebih banyak dan bisa dibagikan kepada lebih banyak orang.

Namun menurut Ustaz Khalid, ukuran atau banyaknya daging bukan menjadi ukuran utama dalam menentukan keutamaan ibadah kurban. Yang lebih penting adalah mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

“Kita di Indonesia lebih suka sapi karena dari kecil lebih sering makan daging sapi. Padahal sebenarnya bukan soal suka atau tidak suka, tapi soal perintah dan mana yang lebih afdal,” lanjutnya.

Dalam penjelasannya, Ustaz Khalid juga menyinggung soal pahala kurban.

Ia menyebut meskipun secara ekonomi sapi memiliki nilai yang lebih besar dan menghasilkan lebih banyak daging, namun pahala berkurban dengan kambing atau domba tetap dianggap lebih utama.

“Sapi kalau kita beli misalnya Rp20 juta bisa dapat 30 kilogram. Kambing mungkin cuma 15 kilogram. Tapi tetap kambing lebih afdal. Lebih besar pahalanya karena Nabi SAW menyembelih domba,” katanya.

Ustaz Khalid Basalamah bahkan menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menyembelih lebih dari satu ekor kambing atau domba ketika berkurban.

Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa kambing disebut lebih utama dalam ibadah kurban.

“Bahkan beliau menyembelih lebih dari satu ekor yaitu 65 ekor untuk diri beliau sendiri. Itu lebih afdal. Jadi kita harus bisa menerima ini,” tegasnya.

Meski demikian, Ustaz Khalid tetap menegaskan bahwa berkurban dengan sapi tetap diperbolehkan dan sah dalam Islam.

Hanya saja, jika berbicara tentang keutamaan dan pahala yang lebih besar, maka kambing atau domba dinilai lebih mendekati sunnah Rasulullah SAW.

“Bukan tidak boleh sapi, boleh. Tapi afdalnya tetap kambing. Artinya lebih besar pahalanya. Untuk apa kita pangkas-pangkas pahala? Lebih baik kambing,” jelasnya.

Selain itu, Ustaz Khalid juga mengutip hadis riwayat Bukhari yang menyebut Nabi Muhammad SAW sangat menyukai daging kambing, khususnya bagian paha kambing.

Karena itu, mengonsumsi daging kambing dengan niat mengikuti sunnah juga bisa menjadi amal yang berpahala.

“Daging kambing ini sebenarnya dianjurkan untuk dimakan, bukan hanya saat Idul Adha. Dalam hadis Bukhari dijelaskan Nabi SAW sangat gemar memakan paha kambing,” ujarnya.

Tidak hanya dalam ibadah kurban, kambing juga memiliki posisi penting dalam ibadah aqiqah. Dalam syariat Islam, aqiqah dilakukan menggunakan kambing atau domba dan tidak diganti dengan sapi.

Hal tersebut menjadi salah satu penguat bahwa kambing memiliki kedudukan khusus dalam ajaran Islam.

Ustaz Khalid Basalamah juga menjelaskan bahwa ada jenis domba tertentu yang lebih utama untuk dijadikan hewan kurban.

Dalam hadis disebutkan Rasulullah SAW pernah menyembelih domba berwarna putih dan hitam.

“Kalau mau lebih afdal lagi, pilih domba. Mau lebih besar lagi pahalanya, pilih yang berwarna putih dan hitam. Itu ada dalam hadis Bukhari, Nabi SAW menyembelih domba dengan ciri itu,” pungkasnya. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.
img_title

Hector Souto Berharap Pemain Indonesia Dilirik Klub Spanyol

Saat ini kendala para pemain Indonesia yang tidak memperoleh pinangan karena kurangnya exposure yang menyebabkan mereka tidak masuk dalam radar klub-klub luar negeri seperti Spanyol.
img_title

Adhyaksa FC Ubah Nama Jelang Musim Baru

Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan dalam keterangannya di  Palangka Raya
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.