Cari

Rabu, 04 Februari 2026

Tutup
Mengerikan, Tanah Bergerak di Cianjur, BPBD Langsung Lakukan Ini
Sumber :
  • istimewa - Antara

Mengerikan, Tanah Bergerak di Cianjur, BPBD Langsung Lakukan Ini

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengajukan permohonan perbaikan infrastruktur penting seperti jalan dan jembatan yang rusak
Minggu, 1 Desember 2024 - 18:36 WIB

Jabar, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengajukan permohonan perbaikan infrastruktur penting seperti jalan dan jembatan yang rusak kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur. 

Kerusakan ini terjadi akibat pergerakan tanah yang melanda Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak.

Koordinator Lapangan Tanggap Darurat Bencana (TDB) BPBD Cianjur, Herman, mengungkapkan bahwa pergerakan tanah tersebut menyebabkan sejumlah jalan penghubung antar desa serta satu jembatan mengalami kerusakan serius hingga tidak dapat dilalui kendaraan. 

Akibatnya, aktivitas warga, terutama kegiatan ekonomi, terganggu.

“Jalan dan jembatan yang rusak terbelah dan ambles sehingga tidak bisa dilewati kendaraan, ini berdampak langsung pada kelancaran aktivitas warga,” ujar Herman, Minggu (1/12).

- Fasilitas Umum dan Bangunan Rusak Tercatat di Beberapa Titik

BPBD Cianjur melaporkan kerusakan meliputi:

a.Empat titik jalan desa rusak

b.Satu jembatan penghubung ambles

c. Tiga saluran irigasi rusak

d.Bangunan, termasuk satu sekolah, tiga madrasah, dan tiga masjid terdampak

Herman menegaskan bahwa seluruh kerusakan telah dilaporkan ke Pemkab Cianjur untuk ditindaklanjuti. 

Ia juga menyoroti pentingnya perbaikan segera, agar kerusakan tidak semakin parah dan membahayakan keselamatan warga.

“Kami juga mengimbau warga untuk berhati-hati, terutama saat hujan turun, dan menghindari melintas di area yang berisiko seperti jembatan yang ambles,” tambahnya.

- Desa Cari Solusi Relokasi, Warga Tetap Waspada

Kepala Desa Waringinsari, Ajie Nadir, menambahkan bahwa kerusakan pada fasilitas umum semakin memburuk, termasuk amblesnya fondasi bangunan hingga sedalam satu meter. 

Masjid masih digunakan untuk ibadah, namun kegiatan belajar di madrasah terpaksa dialihkan.

“Kami berharap jalan dan jembatan yang rusak segera diperbaiki oleh dinas terkait agar aktivitas warga kembali normal,” kata Ajie.

Meski cuaca membaik dalam dua hari terakhir, kekhawatiran warga tetap tinggi. Mereka waswas jika hujan deras kembali turun dan memicu pergerakan tanah lebih luas.

“Kami masih mencari solusi untuk relokasi, karena tanah desa tidak tersedia untuk tempat baru,” ujarnya.

Dengan situasi ini, BPBD dan pihak desa terus berupaya memastikan keselamatan warga sambil menunggu langkah cepat dari pemerintah daerah. (ant/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Dear Juventus, Niat Bajak Federico Chiesa dari Liverpool Gak Bakal Mudah, Napoli juga Mau

Meski jarang menjadi starter di Liverpool, Chiesa sebenarnya tak buruk-buruk amat saat diturunkan sebagai pemain pengganti. Beberapa kali ia dianggap sebagai..
img_title

Dari Atletik hingga Angkat Besi, Indonesia Tunjukkan Kekuatan di SEA Games 2025

Prestasi yang diraih memicu gelombang antusiasme publik di media sosial.
img_title

Puluhan Anak Terima Bantuan dalam Kegiatan Natal di Lembang

Kegiatan berlangsung di Lembang, Bandung Barat.
img_title

Bojan Hodak Sadar Lion City Sailors Lawan Berat, tapi Tetap Yakin Persib Bandung Bisa Menang: Pemain Baru Kami..

Persib Bandung itu akan menjamu tim kuat asal Singapura, Lion City Sailors, di laga perdana Grup G yang akan berlangsung di Stadion GBLA pada Kamis (17/9/2025).
img_title

Uilliam Barros 'Selow' dan Ogah Terlena Walau jadi Penentu Kemenangan Persib Bandung atas Persebaya: Kami kan..

Gelandang asal Brasil ini melejit menjadi pencetak gol terbanyak sementara bagi Persib Bandung di Super League 2025/26, dengan torehan tiga gol dari empat match
img_title

Mulai Sekarang Jangan Coba-coba Berani Buang Sampah Sembarangan di Kota Bandung, Bakal Kena Hukuman!

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Affandi, melakukan inspeksi langsung ke lokasi pada Senin (15/9/2025) seusai menerima laporan penumpukan sampah. Temuan dia...