Cari

Kamis, 03 September 2026

Tutup
Mengerikan, Tanah Bergerak di Cianjur, BPBD Langsung Lakukan Ini
Sumber :
  • istimewa - Antara

Mengerikan, Tanah Bergerak di Cianjur, BPBD Langsung Lakukan Ini

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengajukan permohonan perbaikan infrastruktur penting seperti jalan dan jembatan yang rusak
Minggu, 1 Desember 2024 - 18:36 WIB

Jabar, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengajukan permohonan perbaikan infrastruktur penting seperti jalan dan jembatan yang rusak kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur. 

Kerusakan ini terjadi akibat pergerakan tanah yang melanda Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak.

Koordinator Lapangan Tanggap Darurat Bencana (TDB) BPBD Cianjur, Herman, mengungkapkan bahwa pergerakan tanah tersebut menyebabkan sejumlah jalan penghubung antar desa serta satu jembatan mengalami kerusakan serius hingga tidak dapat dilalui kendaraan. 

Akibatnya, aktivitas warga, terutama kegiatan ekonomi, terganggu.

“Jalan dan jembatan yang rusak terbelah dan ambles sehingga tidak bisa dilewati kendaraan, ini berdampak langsung pada kelancaran aktivitas warga,” ujar Herman, Minggu (1/12).

- Fasilitas Umum dan Bangunan Rusak Tercatat di Beberapa Titik

BPBD Cianjur melaporkan kerusakan meliputi:

a.Empat titik jalan desa rusak

b.Satu jembatan penghubung ambles

c. Tiga saluran irigasi rusak

d.Bangunan, termasuk satu sekolah, tiga madrasah, dan tiga masjid terdampak

Herman menegaskan bahwa seluruh kerusakan telah dilaporkan ke Pemkab Cianjur untuk ditindaklanjuti. 

Ia juga menyoroti pentingnya perbaikan segera, agar kerusakan tidak semakin parah dan membahayakan keselamatan warga.

“Kami juga mengimbau warga untuk berhati-hati, terutama saat hujan turun, dan menghindari melintas di area yang berisiko seperti jembatan yang ambles,” tambahnya.

- Desa Cari Solusi Relokasi, Warga Tetap Waspada

Kepala Desa Waringinsari, Ajie Nadir, menambahkan bahwa kerusakan pada fasilitas umum semakin memburuk, termasuk amblesnya fondasi bangunan hingga sedalam satu meter. 

Masjid masih digunakan untuk ibadah, namun kegiatan belajar di madrasah terpaksa dialihkan.

“Kami berharap jalan dan jembatan yang rusak segera diperbaiki oleh dinas terkait agar aktivitas warga kembali normal,” kata Ajie.

Meski cuaca membaik dalam dua hari terakhir, kekhawatiran warga tetap tinggi. Mereka waswas jika hujan deras kembali turun dan memicu pergerakan tanah lebih luas.

“Kami masih mencari solusi untuk relokasi, karena tanah desa tidak tersedia untuk tempat baru,” ujarnya.

Dengan situasi ini, BPBD dan pihak desa terus berupaya memastikan keselamatan warga sambil menunggu langkah cepat dari pemerintah daerah. (ant/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.