Cari

Selasa, 22 September 2026

Tutup
Warga menyaksikan lokasi tanah longsor di Jalan Rancahaur, Desa Karang Tengah, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (6/11/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pimpinan DPR Minta Bentuk Tim Cepat Tanggap Darurat

"Pemerintah harus membentuk tim cepat tanggap darurat untuk memperkuat operasi penanganan bencana di tengah cuaca ekstrem," kata Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal
Selasa, 17 Desember 2024 - 14:43 WIB

Jakarta, tvonenews.com- Pemerintah diminta untuk membentuk tim cepat tanggap darurat untuk memperkuat operasi penanganan bencana di tengah cuaca ekstrem.

"Pemerintah harus membentuk tim cepat tanggap darurat untuk memperkuat operasi penanganan bencana di tengah cuaca ekstrem," kata Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, di Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Hal ini, kata dia, untuk memastikan keselamatan masyarakat dari risiko bencana.

Lebih lanjut, Cucun menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan tim tanggap darurat yang terlatih secara profesional.

Tim itu, menurut dia, harus mampu memberikan pertolongan cepat dan tepat bagi korban bencana.

Selain itu, ia menegaskan perlunya koordinasi antar-instansi, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah guna memastikan penanganan bencana berjalan efektif.

Ia mengatakan pula banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah daerah beberapa waktu terakhir ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur.

"Tragedi banjir dan longsor ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Langkah pemulihan harus dipercepat agar kenyamanan masyarakat tidak semakin terganggu," ucap dia.

Berikutnya, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II itu juga menyampaikan keprihatinannya atas berbagai bencana yang menimpa sejumlah wilayah, termasuk longsor di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, jalur Parung Panjang, Bogor, hingga Jalur Lintas Selatan (JLS) di Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sebelumnya, BMKG menyatakan akan melakukan upaya modifikasi cuaca menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2025.

“BMKG dalam rangka untuk memitigasi kondisi cuaca, bersama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan TNI-Polri melakukan modifikasi cuaca terutama untuk titik-titik yang dikhawatirkan akan berdampak potensi bencana,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Modifikasi cuaca itu dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem berupa peningkatan curah hujan sebesar 20 persen yang diperkirakan melanda sejumlah daerah selama periode Natal dan Tahun Baru.(ant/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.