Cari

Sabtu, 30 Agustus 2025

Tutup
Warga menyaksikan lokasi tanah longsor di Jalan Rancahaur, Desa Karang Tengah, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (6/11/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pimpinan DPR Minta Bentuk Tim Cepat Tanggap Darurat

"Pemerintah harus membentuk tim cepat tanggap darurat untuk memperkuat operasi penanganan bencana di tengah cuaca ekstrem," kata Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal
Selasa, 17 Desember 2024 - 14:43 WIB

Jakarta, tvonenews.com- Pemerintah diminta untuk membentuk tim cepat tanggap darurat untuk memperkuat operasi penanganan bencana di tengah cuaca ekstrem.

"Pemerintah harus membentuk tim cepat tanggap darurat untuk memperkuat operasi penanganan bencana di tengah cuaca ekstrem," kata Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, di Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Hal ini, kata dia, untuk memastikan keselamatan masyarakat dari risiko bencana.

Lebih lanjut, Cucun menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan tim tanggap darurat yang terlatih secara profesional.

Tim itu, menurut dia, harus mampu memberikan pertolongan cepat dan tepat bagi korban bencana.

Selain itu, ia menegaskan perlunya koordinasi antar-instansi, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah guna memastikan penanganan bencana berjalan efektif.

Ia mengatakan pula banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah daerah beberapa waktu terakhir ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur.

"Tragedi banjir dan longsor ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Langkah pemulihan harus dipercepat agar kenyamanan masyarakat tidak semakin terganggu," ucap dia.

Berikutnya, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II itu juga menyampaikan keprihatinannya atas berbagai bencana yang menimpa sejumlah wilayah, termasuk longsor di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, jalur Parung Panjang, Bogor, hingga Jalur Lintas Selatan (JLS) di Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sebelumnya, BMKG menyatakan akan melakukan upaya modifikasi cuaca menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2025.

“BMKG dalam rangka untuk memitigasi kondisi cuaca, bersama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan TNI-Polri melakukan modifikasi cuaca terutama untuk titik-titik yang dikhawatirkan akan berdampak potensi bencana,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Modifikasi cuaca itu dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem berupa peningkatan curah hujan sebesar 20 persen yang diperkirakan melanda sejumlah daerah selama periode Natal dan Tahun Baru.(ant/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Vietnam Hati-hati ya! Pemain Persib ini Siap Mati-matian agar Timnas Indonesia U-23 Juara, Thailand Sudah Tahu Rasanya

Nantinya di partai puncak, Timnas Indonesia U-23 Indonesia akan kembali berlaga di tempat yang sama pada Selasa (29/7/2025), menghadapi tim kuat, yaitu Vietnam.
img_title

Sudah Pasti Anti-Mainstream, Nih 5 Hidden Gem Wisata di Bandung yang Bikin Stres Hilang, Cek Sendiri deh!

Ya, Bandung punya banyak banget "hidden gem" wisata yang dijamin bikin liburanmu beda, anti-mainstream, dan pastinya instagrammable. Agar liburan Anda semakin..
img_title

Kolesterol Minggat, Hidup Sehat, Nih Obat Alami yang Bikin Gen Z, Y Sampai X Happy Banget saat Tahu!

Nah, kabar baiknya, ada banyak cara alami yang bisa kita coba untuk "mengusir" kolesterol jahat (LDL) dan "mengundang" kolesterol baik (HDL). Semua yang Anda...
img_title

Egy Maulana Vikri Ungkap Alasan Pilih Angka 7 di Laga Timnas Indonesia Vs China

Nama Egy Maulana Vikri menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial berkat aksi berkelasnya dalam laga kontra China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
img_title

Rumah Proklamasi Disebut Penting Dibangun Kembali, Bukti Semangat Kerakyatan Indonesia Merdeka

Terlebih, Indonesia merdeka penuh kekhidmatan lantaran terjadi pada saat bulan puasa atau ramadhan.
img_title

'Punten' Bobotoh, Laga Persib Bandung Vs Malut United Digelar Tanpa Dukungan Fans Tim Tamu, tapi...

Aturan tersebut secara tegas melarang kehadiran suporter tim tamu di pertandingan tandang, termasuk untuk laga Persib Bandung melawan Malut United.