Cari

Senin, 09 Februari 2026

Tutup
Wisata Bianglala PT Jaswita di Puncak Bogor
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

Picu Bencana Besar, DPRD Jabar Desak Wisata Bianglala PT Jaswita di Puncak Bogor Segera Dibongkar

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat (Jabar) Samsul Hidayat mendesak proyek PT Jaswita Jawa Barat di kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor dilakukan dievaluasi. 
Kamis, 19 Desember 2024 - 17:21 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Samsul Hidayat mendesak proyek PT Jaswita Jawa Barat di kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor dilakukan dievaluasi. 

Bahkan jika perlu politikus Golkar itu mendesak agar proyek tersebut segera dibongkar.

Samsul mengungkapkan, alasan evaluasi hingga pembongkaran secara permanen itu sebab proyek milik BUMD Provinsi Jawa Barat tersebut berada di lahan zona produktif atau wilayah yang rawan akan terjadinya bencana.

Samsul Hidayat mengatakan pihaknya melalui Komisi IV atau DPRD Jabar berencana untuk memanggil seluruh pihak yang terkait proyek di Kawasan Gunung Mas itu. 

Misalnya dari PT Jaswita Jabar maupun anak perusahaan, Pemprov Jabar, Pemkab Bogor, maupun dinas terkait.

“Dalam waktu dekat akan kami panggil semua pihak mengenai proyek tersebut," kata Samsul Hidayat kepada tvOnenews.com, Selasa (19/12/2024).

Politikus Dapil Kabupaten Bogor itu menuturkan, permasalahan proyek tersebut bukan hanya Bianglala atau persoalan penutupan yang kini mencuat. Tapi yang lebih mendasar adalah izin pembangunan.

“Kenapa sampai bisa berdiri itu juga perlu ditelusuri,"kata dia.

Menurut Samsul, pembangunan itu cukup berdampak pada lingkungan. Karena telah merubah lahan hijau yang dulunya tumbuh subur oleh teh kini berubah menjadi bangunan. 

Dia juga mengungkapkan kejadian banjir di kawasan pemukiman puncak seperti Kecamatan Cisarua salahsatunya disebabkan dengan banyaknya lahan hijau yang dialih fungsikan.

"Kita tahu disana saat ini sering kejadian banjir, karena tidak kuat lagi menahan debit air dari atas (Gunung Mas) banyak lahan yang dialih fungsikan," ungkapnya 

Karena itulah, ia menduga bahwa pembangunan itu ada indikasi penyalahgunaan lahan. Karena jika melihat dari beberapa regulasi, kawasan itu masuk dalam kawasan hijau.

Misalnya berdasarakan Peraturan Presiden (Perpres) No 60 Tahun 2020 tentang rencana tata ruang kawasan perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabek-punjur). 

Dalam peta rencana pola tata ruang di lampiran II perpres tersebut terlihat jelas bahwa lokasi proyek yang berada di kawasan Gunung Mas Kecamatan Cisarua itu berwarna hijau atau ada di zona B4.

Dijelaskan bahwa warna hijau atau B4 adalah zona dengan karakteristik sebagai kawasan yang memiliki kualitas daya dukung lingkungan rendah tapi subur. Dan merupakan kawasan resapan air berupa kawasan pertanian lahan kering dan atau perkebunan.

“Sikap kami sebagai pribadi adalah tegas. Lebih baik ditutup permanen. Dan dibongkar lalu kembalikan sebagai fungsi kawasan hijau,” terangnya.

Pembangunan itu juga menciderai asas keadilan. Karena beberapa warung PKL di kawasan puncak rajin ditertibkan. Tapi ini bangunan yang cukup besar dan luas justru bisa berdiri.

Selain berdampak pada lingkungan, hadirnya wahana bermain itu juga berpeluang menimbulkan masalah baru. Yakni menjadi simpul kemacetan di kawasan puncak.(iah/muu)


 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Dear Juventus, Niat Bajak Federico Chiesa dari Liverpool Gak Bakal Mudah, Napoli juga Mau

Meski jarang menjadi starter di Liverpool, Chiesa sebenarnya tak buruk-buruk amat saat diturunkan sebagai pemain pengganti. Beberapa kali ia dianggap sebagai..
img_title

Dari Atletik hingga Angkat Besi, Indonesia Tunjukkan Kekuatan di SEA Games 2025

Prestasi yang diraih memicu gelombang antusiasme publik di media sosial.
img_title

Puluhan Anak Terima Bantuan dalam Kegiatan Natal di Lembang

Kegiatan berlangsung di Lembang, Bandung Barat.
img_title

Bojan Hodak Sadar Lion City Sailors Lawan Berat, tapi Tetap Yakin Persib Bandung Bisa Menang: Pemain Baru Kami..

Persib Bandung itu akan menjamu tim kuat asal Singapura, Lion City Sailors, di laga perdana Grup G yang akan berlangsung di Stadion GBLA pada Kamis (17/9/2025).
img_title

Uilliam Barros 'Selow' dan Ogah Terlena Walau jadi Penentu Kemenangan Persib Bandung atas Persebaya: Kami kan..

Gelandang asal Brasil ini melejit menjadi pencetak gol terbanyak sementara bagi Persib Bandung di Super League 2025/26, dengan torehan tiga gol dari empat match
img_title

Mulai Sekarang Jangan Coba-coba Berani Buang Sampah Sembarangan di Kota Bandung, Bakal Kena Hukuman!

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Affandi, melakukan inspeksi langsung ke lokasi pada Senin (15/9/2025) seusai menerima laporan penumpukan sampah. Temuan dia...