Cari

Selasa, 25 Agustus 2026

Tutup
Wisata Bianglala PT Jaswita di Puncak Bogor
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

Picu Bencana Besar, DPRD Jabar Desak Wisata Bianglala PT Jaswita di Puncak Bogor Segera Dibongkar

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat (Jabar) Samsul Hidayat mendesak proyek PT Jaswita Jawa Barat di kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor dilakukan dievaluasi. 
Kamis, 19 Desember 2024 - 17:21 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Samsul Hidayat mendesak proyek PT Jaswita Jawa Barat di kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor dilakukan dievaluasi. 

Bahkan jika perlu politikus Golkar itu mendesak agar proyek tersebut segera dibongkar.

Samsul mengungkapkan, alasan evaluasi hingga pembongkaran secara permanen itu sebab proyek milik BUMD Provinsi Jawa Barat tersebut berada di lahan zona produktif atau wilayah yang rawan akan terjadinya bencana.

Samsul Hidayat mengatakan pihaknya melalui Komisi IV atau DPRD Jabar berencana untuk memanggil seluruh pihak yang terkait proyek di Kawasan Gunung Mas itu. 

Misalnya dari PT Jaswita Jabar maupun anak perusahaan, Pemprov Jabar, Pemkab Bogor, maupun dinas terkait.

“Dalam waktu dekat akan kami panggil semua pihak mengenai proyek tersebut," kata Samsul Hidayat kepada tvOnenews.com, Selasa (19/12/2024).

Politikus Dapil Kabupaten Bogor itu menuturkan, permasalahan proyek tersebut bukan hanya Bianglala atau persoalan penutupan yang kini mencuat. Tapi yang lebih mendasar adalah izin pembangunan.

“Kenapa sampai bisa berdiri itu juga perlu ditelusuri,"kata dia.

Menurut Samsul, pembangunan itu cukup berdampak pada lingkungan. Karena telah merubah lahan hijau yang dulunya tumbuh subur oleh teh kini berubah menjadi bangunan. 

Dia juga mengungkapkan kejadian banjir di kawasan pemukiman puncak seperti Kecamatan Cisarua salahsatunya disebabkan dengan banyaknya lahan hijau yang dialih fungsikan.

"Kita tahu disana saat ini sering kejadian banjir, karena tidak kuat lagi menahan debit air dari atas (Gunung Mas) banyak lahan yang dialih fungsikan," ungkapnya 

Karena itulah, ia menduga bahwa pembangunan itu ada indikasi penyalahgunaan lahan. Karena jika melihat dari beberapa regulasi, kawasan itu masuk dalam kawasan hijau.

Misalnya berdasarakan Peraturan Presiden (Perpres) No 60 Tahun 2020 tentang rencana tata ruang kawasan perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabek-punjur). 

Dalam peta rencana pola tata ruang di lampiran II perpres tersebut terlihat jelas bahwa lokasi proyek yang berada di kawasan Gunung Mas Kecamatan Cisarua itu berwarna hijau atau ada di zona B4.

Dijelaskan bahwa warna hijau atau B4 adalah zona dengan karakteristik sebagai kawasan yang memiliki kualitas daya dukung lingkungan rendah tapi subur. Dan merupakan kawasan resapan air berupa kawasan pertanian lahan kering dan atau perkebunan.

“Sikap kami sebagai pribadi adalah tegas. Lebih baik ditutup permanen. Dan dibongkar lalu kembalikan sebagai fungsi kawasan hijau,” terangnya.

Pembangunan itu juga menciderai asas keadilan. Karena beberapa warung PKL di kawasan puncak rajin ditertibkan. Tapi ini bangunan yang cukup besar dan luas justru bisa berdiri.

Selain berdampak pada lingkungan, hadirnya wahana bermain itu juga berpeluang menimbulkan masalah baru. Yakni menjadi simpul kemacetan di kawasan puncak.(iah/muu)


 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.