Cari

Selasa, 25 Agustus 2026

Tutup
Polres Garut Ungkap 10 Kasus Besar 2024: Kejahatan Kekerasan Hingga Oknum Polisi Terlibat
Sumber :
  • istimewa

Polres Garut Ungkap 10 Kasus Besar 2024: Kejahatan Kekerasan Hingga Oknum Polisi Terlibat

Polres Garut Jawa Barat mencatat penurunan signifikan dalam angka kriminalitas pada tahun 2024, dengan total 937 kasus, jauh lebih rendah dibandingkan 1.847
Rabu, 25 Desember 2024 - 05:37 WIB

Garut, tvOnenews.com - Polres Garut Jawa Barat mencatat penurunan signifikan dalam angka kriminalitas pada tahun 2024, dengan total 937 kasus, jauh lebih rendah dibandingkan 1.847 kasus pada 2023. 

Meskipun demikian, beberapa kasus besar masih mencuat, termasuk pencurian, pembunuhan, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak yang mencapai 90 kasus.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, mengungkapkan bahwa ada 10 kasus menonjol yang mendapat perhatian publik, termasuk kejahatan kekerasan dan perusakan yang telah ditangani dengan serius. 

"Alhamdulillah, meski jumlah kasus turun drastis, kami tetap fokus pada penyelesaian kasus-kasus besar," ujarnya, Selasa, 24 Desember 2024.

Berikut adalah 10 kasus paling mencuri perhatian publik pada tahun 2024:


1. Perampokan Minimarket – Januari 2024, dua pembobol minimarket yang meresahkan berhasil ditangkap di Tasikmalaya dan Bandung setelah mencuri di beberapa lokasi di Jawa Barat. Dua pelaku lainnya masih buron.

2. Pencurian Mesin PUPR – Januari 2024, tiga tersangka ditangkap setelah mencuri mesin Asphalt Mixing Plant milik Dinas PUPR Kabupaten Garut di Kampung Dangdeur, Kecamatan Bayongbong.

3. Perampokan oleh Oknum Polisi – Februari 2024, dua oknum polisi terlibat dalam perampokan dan penyekapan seorang pedagang obat keras ilegal yang kemudian dibuang di jalan sepi.

4. Perampokan Perusahaan PT. Andalan Prima Indonesia – Februari 2024, kawanan perampok berhasil mencuri brankas dan menyekap security. Enam tersangka berhasil ditangkap.

5. Pembunuhan Kakek Alek – Mei 2024, dua pelaku mengaku membunuh Alek, seorang kakek 73 tahun, hanya karena masalah parkir. Pembunuhan sadis ini terjadi pada 5 Mei 2024.

6. Pembunuhan Ibu dan Anak – Mei 2024, nenek Neneng Hatisah tewas mengenaskan akibat dibunuh keponakannya dengan cobek batu. Keponakan tersebut ditangkap pada 23 Mei 2024.

7. Penemuan Potongan Tubuh Manusia – Juni 2024, penemuan potongan tubuh manusia di Cibalong Garut menghebohkan warga, dengan dugaan pelaku dan korban keduanya merupakan orang dengan gangguan jiwa.

8. Guru Cabul – Juli 2024, seorang guru SD di Garut ditangkap karena mencabuli delapan siswanya. Tersangka berusia 36 tahun ini berstatus ASN PPPK.

9. Perampokan di SPBU – Oktober 2024, tiga pelaku perampokan SPBU Tarogong Kidul berhasil ditangkap setelah menyekap petugas keamanan dan membawa kabur uang Rp200 juta.

10. Begal Sadis – Kasus begal yang melibatkan dua tersangka yang menggunakan senjata api rakitan dan senjata tajam. Satu pelaku tewas dalam kontak senjata dengan polisi saat penangkapan.

Selain itu, beberapa kasus lainnya juga sempat viral, seperti preman kampung yang merusak rumah korban dengan senjata tajam, serta penganiayaan pada saat pernikahan. Semua kasus tersebut kini ditangani oleh Polres Garut. 

"Kami akan terus berupaya menuntaskan setiap kasus demi keamanan masyarakat," pungkas AKP Ari Rinaldo. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.