Cari

Selasa, 04 Agustus 2026

Tutup
Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pentingnya Mihrab dalam Rumah: Meski Sehamparan Sajadah Siapkanlah Karena Percepat Terkabulnya Doa
Sumber :
  • freepik

Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pentingnya Mihrab dalam Rumah: Meski Sehamparan Sajadah Siapkanlah Karena Percepat Terkabulnya Doa

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyarankan agar setiap Muslim memiliki mihrab di rumahnya. Hal ini karena mihrab dapat percepat terkabulnya doa dan mendatangkan rezeki
Senin, 11 November 2024 - 13:23 WIB

tvOnnews.com - Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyarankan agar setiap Muslim memiliki mihrab di rumahnya.

“Rumah luas, kamar luas masa tidak ada tempat khusus ibadah (musala tempat mihrab ada) ?” kata Ustaz Adi Hidaya (UAH) dalam salah satu ceramahnya.

“Tidak harus besar, mihrab se-hamparan sajadah juga tak apa,” ujar UAH menambahkan.

Hal ini karena kata Ustaz Adi Hidayat (UAH) mihrab dapat mempercepat terkabulnya doa dan mendatangkan rezeki.

Mengapa bisa mihrab mempercepat terkabulnya doa?


Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pentingnya Mihrab dalam Rumah: Meski Sehamparan Sajadah Siapkanlah Karena Percepat Terkabulnya Doa (Sumber: Istimewa)

Hal ini karena kata UAH, salah satu dari adab berdoa adalah terkait tempat.

Ada tempat umum yang mempercepat terkabulnya doa, seperti di area ka’bah, multazam, raudhah.

Namun tidak semua bisa ke sana. Oleh karenanya gantinya adalah masjid.

Namun sebenarnya masjid itu bisa ditarik ke rumah dalam bentuk mihrab.

“Kalau mau tarik ke rumah, bikin mihrab,” saran UAH.

Namun syaratnya urusan dunia keluar dari mihrab itu.

“Dunia keluar. Jangan dipake buat apa-apa,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Mengenai mihrab ini kata Ustaz Adi Hiday (UAH) bahkan disebut spesifik dalam Al-Qur’an.

“Mihrab tempat yang disebut spesifik dalam Qur’an, mempercepat terkabulnya doa, mendatangkan rezeki dari sisi yang tidak terduga,” ujarnya.

Hal ini sebagaimana kisah Maryam dalam surah Ali Imran ayat 37.

Dalam ayat itu dijelaskan, ketika Maryam dirawat oleh Nabi Zakaria, setiap Nabi Zakari membawakan sesuatu, semua sudah tersedia.

Saat itu, maryam tak beranjak dari mihrabnya.

Berikut lafadz dari ayat yang dimaksud.

كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَۙ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۚ قَالَ يٰمَرْيَمُ اَنّٰى لَكِ هٰذَا ۗ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: Setiap kali Zakaria masuk menemui di mihrabnya, dia mendapati makanan di sisinya. Dia berkata, “Wahai Maryam, dari mana ini engkau peroleh?” Dia (Maryam) menjawab, “Itu dari Allah.” Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan. (QS Ali Imran: 37)

Tafsir Surah Ali Imran Ayat 37

Dalam tafsir yang ada di Qur'an Kemenag, maka Dia menerima doa-nya, dengan penerimaan yang baik, dan Dia membesarkannya, Maryam, melalui kedua orang tuanya dengan pertumbuhan yang baik, baik secara fisik maupun mental, dan karena suaminya, Imran, sudah meninggal, maka ibunya menyerahkan pemeliharaannya, Maryam, kepada Zakaria.

Di samping ia masih saudara, juga seorang nabi bagi Bani Israil sekaligus pengasuh rumah-rumah suci orang Yahudi.

Setelah tumbuh dewasa, Allah SWT menampakkan keistimewaan Maryam, yaitu setiap kali Zakaria masuk menemuinya, Maryam, yang biasanya dalam keadaan berzikir, di mihrab kamar khusus ibadah, dia, Zakaria, dapati makanan di sisinya.

Dia, Zakaria, berkata dengan penuh keheranan, “Wahai Maryam! Dari mana makanan ini engkau peroleh?” Dia, Maryam, menjawab dengan singkat, “Itu dari Allah.”

Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan, baik menyangkut jumlahnya maupun caranya.

Tafsir Tahlili

Manakala Maryam sudah mulai dewasa, Maryam mulai beribadah di mihrab.

Tiap kali Nabi Zakaria masuk ke dalam mihrab, ia dapati di sana makanan dan bermacam buah-buahan yang tidak ada pada waktu itu karena belum datang musimnya.

Zakaria pernah menanyakan kepada Maryam tentang buah-buahan itu dari mana dia peroleh padahal saat itu musim kemarau.

Maka Maryam menjawab, “Makanan itu dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa perhitungan.”

Kisah tersebut dikemukakan untuk meneguhkan kenabian Muhammad saw, dan mengalihkan pikiran Ahli Kitab yang membatasi karunia kenabian pada keturunan Bani Israil saja.

Juga untuk mengoreksi pendapat orang musyrik Arab yang menolak kenabian Muhammad saw. karena menganggap dia hanya manusia seperti mereka.

Oleh karena itulah, penting sekali di sebuah rumah ada mihrab.

Maka dari itu juga tempat seorang imam adalah di mihrab.

“Di mihrab karena memang di tempat itulah cepat terkabulnya doa, imam mewakili doa makmum,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Itulah penjelasan pentingnya disiapkan mihrab di dalam rumah.

Wallahu’alam

 

 

 

(put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Protes Imbas Pemadaman Listrik, Peternak Klaim Rugi Ratusan Juta

Selain melakukan penyegelan sementara, massa juga meletakkan bangkai ayam yang telah membusuk di halaman kantor sebagai bentuk protes terhadap gangguan pasokan listrik yang dinilai merugikan peternak.
img_title

Status Tersangka Bertahun-tahun, Pakar Nilai Kasus Denny Perlu Kepastian Hukum

Sorotan muncul di tengah aktivitas yang belakangan aktif menyuarakan isu pemberantasan korupsi dan penegakan hukum.
img_title

Hector Souto Berharap Pemain Indonesia Dilirik Klub Spanyol

Saat ini kendala para pemain Indonesia yang tidak memperoleh pinangan karena kurangnya exposure yang menyebabkan mereka tidak masuk dalam radar klub-klub luar negeri seperti Spanyol.
img_title

Adhyaksa FC Ubah Nama Jelang Musim Baru

Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan dalam keterangannya di  Palangka Raya
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.
img_title

PSIM Yogyakarta Boyong Bek Kiri Ceko Ondrej Rudzan

Setelah lebih dulu merekrut gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki, Laskar Mataram kini resmi mengamankan jasa bek kiri asal Republik Ceko, Ondrej Rudzan.