Cari

Kamis, 17 September 2026

Tutup
Ustaz Adi Hidayat (UAH) bagikan sikap setelah kentut di tengah pelaksanaan shalat berjamaah
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Tunggu Selesai atau Lewati Makmum Lain ketika Shalat Berjamaah Kentut? Ustaz Adi Hidayat Sarankan Sebaiknya...

Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan sarannya bila mana, mengalami kondisi tengah shalat berjamaah, tiba-tiba tidak sengaja kentut di tengah shaf para makmum.
Senin, 3 Februari 2025 - 23:01 WIB

tvOnenews.com - Pendakwah Ustaz Adi Hidayat membagikan sarannya bila mana, mengalami kondisi tengah shalat berjamaah, tiba-tiba tidak sengaja kentut.

Ustaz Adi Hidayat memahami kentut menjadi permasalahan hal yang membatalkan shalat baik secara sendiri maupun berjamaah.

Ustaz Adi Hidayat (UAH) sering mendapatkan dari mereka kebingungan ketika dihadapi saat shalat berjamaah di tengah-tengah shaf.

UAH menyebutkan orang yang kentut, hendak kembali ambil air Wudhu sangat ragu, harus melewati makmum atau menunggu pelaksanaan shalat berjamaah selesai.

"Disampaikan dari Ibnu Umar, adalah Rasulullah SAW kalau mau shalat itu memasang sutrah, ditancapkan tombak di depan beliau untuk pas posisi imam," ungkap UAH dalam suatu ceramah dikutip dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Senin (3/2/2025).

Ilustrasi seorang makmum tidak sengaja kentut saat shalat berjamaah
Ilustrasi seorang makmum tidak sengaja kentut saat shalat berjamaah
Sumber :
  • Badan Penghubung Provinsi Kepulauan Babel

 

UAH menjelaskan batas sutrah menjadi acuan saat ingin bergerak ke belakang setelah kentut. Sebab, ketika shalat berjamaah berlangsung tidak boleh melewati di depan makmum lain.

Meski begitu, Direktur Quantum Akhyar Institute itu menerangkan sutrah untuk shalat sendiri dan berjamaah juga memiliki perbedaan.

Lantas, apakah boleh melewati makmum lain setelah kentut di tengah shalat berjamaah?

Ia secara gamblang menyebutkan bahwa, imam shalat berjamaah sebagai patokan penempatan sutrah.

"Jadi kalau shalat berjamaah, sutrahnya itu batas hijab yang enggak boleh dilewati itu di imamnya, bukan makmum," terangnya.

Menurutnya, sangat aneh apabila sutrah diletakkan di antara makmum shalat berjamaah.

"Ingat baik-baik, di imam, bukan makmum, jadi tidak perlu kalau mau shalat makmum pasang sutrah, jadi enggak boleh lewat depan imam," tuturnya.

Oleh karena itu, tidak masalah jika melewati depan makmum yang sedang shalat berjamaah.

Sehingga jika ada keadaan tertentu seperti kentut, maka boleh jalan melewati makmum lainnya.

"Tapi kalau anda ada kesulitan dalam shalat, misal kondisi batal, kondisi sulit, kondisi darurat mesti membatalkan, anda boleh lewat ke wilayah makmum," kata Ustaz Adi Hidayat.

"Yang enggak boleh melewati imam, karena sutrahnya itu imam," lanjutnya.

Maka jika shalat batal karena kentut, segeralah keluar barisan melewati makmum lain, jangan justru diam menunggu shalat selesai.

"Dan jangan ditahan untuk malu kalau keluar, enggak usah, batalin aja keluar wudhu lagi masuk lagi," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Jangan sampai sedang pura-pura itu anda wafat, keluar jangan malu ambil wudhu lagi," tandasnya.

(far/hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.