Cari

Sabtu, 02 Mei 2026

Tutup
Sejumlah Suporter Dukung Timnas Indonesia di SUGBK
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

Ribuan Warga Korea Selatan Siap Dukung Timnas Indonesia di SUGBK demi Tumbangkan Jepang 

Ribuan warga Korea Selatan siap mendukung Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) demi mengalahkan Jepang.
Sabtu, 9 November 2024 - 20:54 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan warga Korea Selatan siap mendukung Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat melawan Jepang.

Tim Merah Putih bakal menjamu Samurai Biru pada matchday kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di SUGBK, Jakarta pada 15 November 2024.

Sebelumnya, Timnas Indonesia dan Jepang telah bertemu di tahun ini, hasilnya Samurai Biru berhasil meraih kemenangan atas skuad Garuda dengan skor 3-1 di Piala Asia 2023 pada Januari lalu.

Karena itu, Jepang di atas kertas lebih diunggulkan dalam pertandingan kontra Timnas Indonesia di SUGBK meski skuad Garuda juga memiliki peluang untuk memberikan kejutan walau amat sulit.

Namun Timnas Indonesia khususnya sang pelatih Shin Tae-yong tidak perlu khawatir saat melawan Jepang nanti karena mereka akan didukung langsung oleh sejumlah warga Korea Selatan, negara asal STY.

Menurut laporan media media Korea Selatan, yakni Yonhap News melaporkan bahwa Shin Tae-yong meminta dukungan dari Song Chang-geun, ketua KMK (sebuah kelompok manufaktur dan ekspor sepatu lokal) yang ada di Indonesia.

STY meminta Song Chang-geun untuk membentuk tim penyemangat bersama untuk mendukung skuad Garuda agar semakin meningkatkan keintiman orang Indonesia dengan orang Korea Selatan di SUGBK.

Menanggapi permintaan itu, Song Chang-geun akan menyediakan sekitar 1.500 tiket untuk warga Korea Selatan termasuk membentuk tim khusus pasukan bersorak yang ada di Indonesia untuk hadir di SUGBK.

"Ketua Song memberi tahu pengusaha Korea tentang fakta ini dan meminta partisipasi mereka, sekitar 20 orang berpartisipasi dan mendapatkan 1.500 tiket senilai 60.000 won (atau sekitar Rp678.817)," tulis Yonhap News dalam artikelnya.

"Tiket ini akan didistribusikan kepada warga Korea, siswa di sekolah Korea, dan karyawan bisnis Korea di Indonesia dan tim sorak gabungan akan dibentuk," tambahnya.

Informasi itu didapat dari Song yang pulang kampung ke Korea Selatan untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Bisnis Korea, dia mengatakan dalam wawancara baru-baru ini dengan Yonhap News.

"Kecintaan masyarakat lokal terhadap Korea jelas telah tumbuh sejak Pelatih Shin menjabat. Dalam situasi ini, jika kita membentuk tim pendukung bersama , saya berharap hubungan persahabatan kedua negara akan ditingkatkan," kata Song Chang-geun.

Sementara itu, Yonhap News menyinggung soal nasib Korea Selatan dan Indonesia yang sama-sama pernah dijajah oleh Jepang, sehingga kehadiran warganya di SUGBK diharapkan bisa mempererat hubungan Korea Selatan-Indonesia.

"Mengingat Korea dan Indonesia sama-sama memiliki pengalaman sejarah masa penjajahan Jepang, Ketua Song berharap dukungan bersama ini akan memberikan dampak yang lebih positif dalam memperdalam hubungan kedua negara," tulis Yonhap News.

Sebagai informasi, Korea pernah dijajah oleh Jepang selama 35 tahun, yakni sejak 1910 hingga 1945, selain itu Jepang juga pernah menduduki Indonesia selama 3,5 tahun, tepatnya sejak 1942-1945.

"Tim sorak-sorai gabungan mengenakan kaos bercorak merah putih, warna simbolis bendera Indonesia, 'Sangmeraputi', dan bernyanyi sambil meneriakkan 'Shin Taeyong' (Shin Taeyong) dan slogan-slogan lainnya," tulis pernyataan Yonhap News.

Lebih lanjut, media Korea Selatan itu melaporkan bahwa dari kubu Jepang sudah menyiapkan sekira 3 ribu orang untuk menjadi tim bersorak di SUGBK saat melawan Timnas Indonesia.

"Pihak Jepang juga diketahui telah membentuk cheering squad (pasukan bersorak) sebanyak 3.000 orang, sehingga pertandingan cheering yang penuh semangat diharapkan dapat menarik perhatian apapun hasil pertandingannya," bunyi pernyataan Yonhap News.

Sementara itu, Shin Tae-yong mengungkapkan ekspektasi yang kuat terhadap efek dari sorak-sorai bersama antara warga Korea Selatan dan Indonesia yang bisa mempengaruhi hasil akhir laga.

"Meskipun Indonesia lebih rendah dalam hal kekuatan obyektif, jika kami menerima dukungan yang sangat kuat dari Korea saat melawan Jepang, kami mungkin mendapatkan hasil yang tidak terduga," kata Shin Tae-yong.

Pada putaran ketiga ini, tim peringkat pertama dan kedua dari masing-masing grup langsung melaju ke putaran final Piala Dunia 2026, sementara posisi ketiga dan keempat akan lanjut ke putaran keempat.

(yus)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Rumah Anisa Rahma Eks Cherrybelle Hangus Terbakar, Tak Disangka 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh!

Kebakaran rumah Anisa Rahma di Bandung diduga akibat lilin. Meski sebagian bangunan hangus, 3.500 Al-Qur’an dilaporkan tetap utuh dan jadi sorotan.
img_title

Warga Sumedang Jangan Lewatkan! Dedi Mulyadi Ajak Rayakan Hari Jadi dengan Arak-Arakan Meriah

Dedi Mulyadi ajak warga Sumedang dan Jawa Barat hadir di kirab Mahkota Binokasih 2 Mei 2026. Arak-arakan budaya meriah tampilkan kesenian daerah.
img_title

Sempat Bahas Emas hingga Minta Suvenir Tambahan di Pernikahan El-Syifa, Dara Arafah Diserbu Komentar Pedas

Selebgram Dara Arafah dapat kecaman tajam warganet setelah mengomentari suvenir pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju
img_title

Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Jaga Palang Kereta, KDM Desak Pembangunan Sistem Otomatis

Dedi Mulyadi larang warga jaga palang kereta usai kecelakaan Bekasi Timur. Pemprov Jabar dorong pemasangan palang otomatis demi keselamatan bersama.
img_title

Dirut KAI Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Bekasi Timur, Sampaikan Duka dan Siap Biayai Sekolah

Dirut KAI kunjungi keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, sampaikan belasungkawa dan tawarkan bantuan biaya sekolah untuk anak korban.
img_title

Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Petugas yang Persulit Langsung Dinonaktifkan

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) langsung melakukan evaluasi dan memastikan adanya tindakan terhadap petugas.