Cari

Rabu, 09 September 2026

Tutup
Sejumlah Suporter Dukung Timnas Indonesia di SUGBK
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

Ribuan Warga Korea Selatan Siap Dukung Timnas Indonesia di SUGBK demi Tumbangkan Jepang 

Ribuan warga Korea Selatan siap mendukung Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) demi mengalahkan Jepang.
Sabtu, 9 November 2024 - 20:54 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan warga Korea Selatan siap mendukung Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat melawan Jepang.

Tim Merah Putih bakal menjamu Samurai Biru pada matchday kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di SUGBK, Jakarta pada 15 November 2024.

Sebelumnya, Timnas Indonesia dan Jepang telah bertemu di tahun ini, hasilnya Samurai Biru berhasil meraih kemenangan atas skuad Garuda dengan skor 3-1 di Piala Asia 2023 pada Januari lalu.

Karena itu, Jepang di atas kertas lebih diunggulkan dalam pertandingan kontra Timnas Indonesia di SUGBK meski skuad Garuda juga memiliki peluang untuk memberikan kejutan walau amat sulit.

Namun Timnas Indonesia khususnya sang pelatih Shin Tae-yong tidak perlu khawatir saat melawan Jepang nanti karena mereka akan didukung langsung oleh sejumlah warga Korea Selatan, negara asal STY.

Menurut laporan media media Korea Selatan, yakni Yonhap News melaporkan bahwa Shin Tae-yong meminta dukungan dari Song Chang-geun, ketua KMK (sebuah kelompok manufaktur dan ekspor sepatu lokal) yang ada di Indonesia.

STY meminta Song Chang-geun untuk membentuk tim penyemangat bersama untuk mendukung skuad Garuda agar semakin meningkatkan keintiman orang Indonesia dengan orang Korea Selatan di SUGBK.

Menanggapi permintaan itu, Song Chang-geun akan menyediakan sekitar 1.500 tiket untuk warga Korea Selatan termasuk membentuk tim khusus pasukan bersorak yang ada di Indonesia untuk hadir di SUGBK.

"Ketua Song memberi tahu pengusaha Korea tentang fakta ini dan meminta partisipasi mereka, sekitar 20 orang berpartisipasi dan mendapatkan 1.500 tiket senilai 60.000 won (atau sekitar Rp678.817)," tulis Yonhap News dalam artikelnya.

"Tiket ini akan didistribusikan kepada warga Korea, siswa di sekolah Korea, dan karyawan bisnis Korea di Indonesia dan tim sorak gabungan akan dibentuk," tambahnya.

Informasi itu didapat dari Song yang pulang kampung ke Korea Selatan untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Bisnis Korea, dia mengatakan dalam wawancara baru-baru ini dengan Yonhap News.

"Kecintaan masyarakat lokal terhadap Korea jelas telah tumbuh sejak Pelatih Shin menjabat. Dalam situasi ini, jika kita membentuk tim pendukung bersama , saya berharap hubungan persahabatan kedua negara akan ditingkatkan," kata Song Chang-geun.

Sementara itu, Yonhap News menyinggung soal nasib Korea Selatan dan Indonesia yang sama-sama pernah dijajah oleh Jepang, sehingga kehadiran warganya di SUGBK diharapkan bisa mempererat hubungan Korea Selatan-Indonesia.

"Mengingat Korea dan Indonesia sama-sama memiliki pengalaman sejarah masa penjajahan Jepang, Ketua Song berharap dukungan bersama ini akan memberikan dampak yang lebih positif dalam memperdalam hubungan kedua negara," tulis Yonhap News.

Sebagai informasi, Korea pernah dijajah oleh Jepang selama 35 tahun, yakni sejak 1910 hingga 1945, selain itu Jepang juga pernah menduduki Indonesia selama 3,5 tahun, tepatnya sejak 1942-1945.

"Tim sorak-sorai gabungan mengenakan kaos bercorak merah putih, warna simbolis bendera Indonesia, 'Sangmeraputi', dan bernyanyi sambil meneriakkan 'Shin Taeyong' (Shin Taeyong) dan slogan-slogan lainnya," tulis pernyataan Yonhap News.

Lebih lanjut, media Korea Selatan itu melaporkan bahwa dari kubu Jepang sudah menyiapkan sekira 3 ribu orang untuk menjadi tim bersorak di SUGBK saat melawan Timnas Indonesia.

"Pihak Jepang juga diketahui telah membentuk cheering squad (pasukan bersorak) sebanyak 3.000 orang, sehingga pertandingan cheering yang penuh semangat diharapkan dapat menarik perhatian apapun hasil pertandingannya," bunyi pernyataan Yonhap News.

Sementara itu, Shin Tae-yong mengungkapkan ekspektasi yang kuat terhadap efek dari sorak-sorai bersama antara warga Korea Selatan dan Indonesia yang bisa mempengaruhi hasil akhir laga.

"Meskipun Indonesia lebih rendah dalam hal kekuatan obyektif, jika kami menerima dukungan yang sangat kuat dari Korea saat melawan Jepang, kami mungkin mendapatkan hasil yang tidak terduga," kata Shin Tae-yong.

Pada putaran ketiga ini, tim peringkat pertama dan kedua dari masing-masing grup langsung melaju ke putaran final Piala Dunia 2026, sementara posisi ketiga dan keempat akan lanjut ke putaran keempat.

(yus)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.