Cari

Sabtu, 02 Mei 2026

Tutup
Badan Pangan Nasional
Sumber :
  • Antara

Datangi Pasar Kosambi Bandung, Bapanas Pastikan Stok Bahan Pokok di Kota Bandung Jelang Nataru Aman

Badan Pangan Nasional (Bapanas)/ National Food Agency (NFA) meninjau langsung ketersediaan dan harga sejumlah bahan pangan di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, dalam kondisi aman.
Jumat, 15 November 2024 - 15:32 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas)/ National Food Agency (NFA) meninjau langsung ketersediaan dan harga sejumlah bahan pangan di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, dalam kondisi aman.

Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa menyampaikan harga sejumlah bahan pokok di pasar tersebut masih dalam kondisi stabil.

“Kami sengaja mengunjungi Pasar Kosambi untuk melihat kondisi harga dan melihat stok kebutuhan pokok itu aman, stok pasokan aman, kemudian harga pun relatif bagus,” kata I Ketut usai melakukan tinjauan di Pasar Kosambi Bandung, Jumat (15/11/2024).

Dari hasil peninjauan, harga beras medium Rp14-Rp16 ribu per kilogram, beras premium Rp12,5-Rp13,5 ribu per kilogram, daging sapi stabil di Rp135 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp27 ribu.

“Kemudian kalau dari bawang, sedikit naik tapi bagus karena harganya masih masuk harga acuan yang kita tetapkan,” kata dia.

Ia mengungkapkan tinjauan ini juga bertujuan untuk memastikan kestabilan pasokan pangan menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) saat menghadapi kenaikan permintaan yang diharapkan kondisi pangan tetap terjamin dan harga terkendali.

“Nataru pasti ada kenaikan sedikit, namun kita berharap kenaikannya tidak besar dan yang paling penting adalah pasokan itu bagus,” katanya.

Terkait penghentian sementara distribusi bantuan sosial (bansos) menjelang Pilkada 2024, kata dia, hal tersebut tidak mengganggu stabilitas harga di pasar, karena masyarakat tetap memiliki berbagai pilihan jenis beras sesuai kebutuhan.

I Gusti mengatakan penyaluran bantuan pangan beras dihentikan sementara pada Pilkada 2024 ini sekaligus menegaskan bahwa tidak ada politisasi bantuan pangan dan mendukung kelancaran pesta demokrasi tersebut.

“Tapi sepanjang variasi harga beras, ada empat variasi, masyarakat akan tetap memperoleh tadi, pilihan-pilihan. Dia memilih variasi harga beras dengan memiliki segmentasi masing-masing,” kata I Gusti. (ant/ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Rumah Anisa Rahma Eks Cherrybelle Hangus Terbakar, Tak Disangka 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh!

Kebakaran rumah Anisa Rahma di Bandung diduga akibat lilin. Meski sebagian bangunan hangus, 3.500 Al-Qur’an dilaporkan tetap utuh dan jadi sorotan.
img_title

Warga Sumedang Jangan Lewatkan! Dedi Mulyadi Ajak Rayakan Hari Jadi dengan Arak-Arakan Meriah

Dedi Mulyadi ajak warga Sumedang dan Jawa Barat hadir di kirab Mahkota Binokasih 2 Mei 2026. Arak-arakan budaya meriah tampilkan kesenian daerah.
img_title

Sempat Bahas Emas hingga Minta Suvenir Tambahan di Pernikahan El-Syifa, Dara Arafah Diserbu Komentar Pedas

Selebgram Dara Arafah dapat kecaman tajam warganet setelah mengomentari suvenir pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju
img_title

Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Jaga Palang Kereta, KDM Desak Pembangunan Sistem Otomatis

Dedi Mulyadi larang warga jaga palang kereta usai kecelakaan Bekasi Timur. Pemprov Jabar dorong pemasangan palang otomatis demi keselamatan bersama.
img_title

Dirut KAI Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Bekasi Timur, Sampaikan Duka dan Siap Biayai Sekolah

Dirut KAI kunjungi keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, sampaikan belasungkawa dan tawarkan bantuan biaya sekolah untuk anak korban.
img_title

Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Petugas yang Persulit Langsung Dinonaktifkan

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) langsung melakukan evaluasi dan memastikan adanya tindakan terhadap petugas.