Cari

Rabu, 26 Agustus 2026

Tutup
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jabar Hedi Ardia saat memberikan keterangan di Hotel Patra Cirebon, Jabar, Sabtu (16/11/2024) malam.
Sumber :
  • ANTARA

Debat Kedua Pilkada Jabar, KPU: Kita Puas

"Sejauh ini kita merasa puas dengan apa yang terjadi di debat kedua. Kalau pun ada kekurangan, itu teknis dan tidak signifikan,"
Minggu, 17 November 2024 - 09:40 WIB

Cirebon, tvonenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengaku puas dengan pelaksanaan debat publik Pilkada Jabar kedua di Cirebon.

Pasalnya, pada debat kedua, pelaksanaannya berjalan lebih baik dibandingkan sebelumnya, meskipun masih ditemukan beberapa catatan teknis yang perlu dievaluasi.

"Sejauh ini kita merasa puas dengan apa yang terjadi di debat kedua. Kalau pun ada kekurangan, itu teknis dan tidak signifikan," kata Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jabar Hedi Ardia, Sabtu (16/11) malam.
 
Hedi menambahkan, berbagai perbaikan diterapkan, terutama terkait alokasi waktu bagi pasangan calon (paslon) untuk menjawab pertanyaan.
 
"Evaluasi dari debat pertama sudah kita perbaiki di debat kedua," ujarnya.

Ia menjelaskan pada debat pertama, paslon hanya diberikan waktu 45 detik untuk menjawab pertanyaan, namun durasi tersebut ditambah menjadi satu menit pada debat kedua.
 
Dia mengatakan penambahan waktu ini dianggap cukup efektif, sehingga keseluruhan durasi debat berlangsung sekitar 180 menit.
 
"Hal itu yang membuat kita merasa puas. Tadi juga banyak respons positif dari peserta," ucapnya.
 
Namun demikian, Hedi menekankan pentingnya evaluasi untuk kesiapan pelaksanaan debat ketiga, terutama pada segmen keempat dan kelima, agar acara tidak terasa monoton.
 
"Kami diskusikan dulu dengan tim perumus, supaya segmen dua dan tiga tidak diulangi lagi di segmen berikutnya. Hal ini penting agar pemirsa juga bisa menikmati pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa diprediksi," tuturnya.
 
KPU Jabar juga menemukan adanya persoalan dalam pelaksanaan debat publik ini, yakni promosi judi online yang muncul di kolom komentar siaran langsung debat di YouTube.
 
Hedi memastikan pihaknya tengah mencari solusi untuk menangani masalah tersebut, agar tidak terulang pada debat berikutnya.
 
"Ini menjadi bahasan penting di internal kami, dan kami masih berpikir keras untuk mencari solusi-nya," ujarnya.
 
Dia menambahkan debat Pilkada Jabar ketiga, rencananya akan berlangsung di Kabupaten Bogor pada 23 November 2024 dengan format acara yang tengah disempurnakan.
 
"Tema untuk debat ketiga ini adalah Bumi Subur, Masyarakat Akur, Jawa Barat Makmur," ucap dia. (ant/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.