Cari

Selasa, 18 Agustus 2026

Tutup
Kepala Polresta Cirebon Komisaris Besar Polisi Sumarni
Sumber :
  • Antara

Jelang Pencoblosan, 1.200 Personel Gabungan Amankan Pilkada di Cirebon

Sebanyak 1.200 personel gabungan dari kepolisian, TNI dan instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara pada pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Senin, 25 November 2024 - 14:12 WIB

Cirebon, tvOnenews.com - Sebanyak 1.200 personel gabungan dari kepolisian, TNI dan instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara pada pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Kami sudah menggelar apel siaga pasukan. Personel gabungan saat ini mulai bergerak untuk membantu mengamankan pelaksanaan Pilkada 2024," ujar Kepala Polresta Cirebon Komisaris Besar Polisi Sumarni mengutip Antara pada Senin (24/11/2024).

Ia mengatakan personel gabungan tersebut mulai bertugas untuk mengamankan jalannya pilkada sejak masa tenang hingga hari pencoblosan pada 27 November 2024.

Menurutnya, sebanyak 900 personel dari Polresta Cirebon telah diturunkan selama masa tenang untuk memantau situasi di masyarakat, serta menangani segala potensi kerawanan yang mungkin terjadi.

"Jumlah ini kemudian ditambah pada hari pencoblosan dengan pengerahan seluruh personel di tempat pemungutan suara (TPS)," lanjutnya.

Selain itu, beberapa personel juga bertugas melakukan patroli di titik-titik lainnya, termasuk di sekitar kawasan jalur distribusi logistik menuju lokasi TPS.

"Kami sudah berkoordinasi dengan TNI dan instansi lainnya untuk membentuk tim gabungan yang melaksanakan patroli secara rutin untuk menjaga ketertiban,” ucap Sumarni.

Sementara itu, Penjabat Bupati Cirebon Wahyu Mijaya menegaskan kekuatan gabungan ini dikerahkan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama tahapan pilkada berlangsung.

Menurutnya, personel gabungan diinstruksikan untuk melakukan survei lokasi sejak H-1 pemungutan suara, mengenali potensi kerawanan di TPS, dan melaksanakan patroli rutin.

"Langkah pengamanan mencakup pengawalan logistik pilkada dan penjagaan di titik-titik rawan," tuturnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk mematuhi aturan saat berada di TPS, yakni larangan membawa senjata tajam, senjata api, atau barang berbahaya lainnya demi menjaga situasi tetap kondusif.

"Dengan pengerahan personel yang terencana secara matang, pemerintah daerah menjamin seluruh tahapan pilkada di Cirebon berjalan lancar tanpa gangguan," pungkasnya. (ant/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.