Cari

Rabu, 02 September 2026

Tutup
Buntut Cairan Kimia Berceceran di Padalarang Tim Gegana Polda Jabar Turun Tangan Lakukam dekontaminasi
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Buntut Cairan Kimia Berceceran di Padalarang Tim Gegana Polda Jabar Turun Tangan Lakukam Dekontaminasi

Pasca kejadian cairan kimia yang tececer hingga mengakibatkan adanya korban di Jalan Raya Padalarang-Cikalong Wetan, Bandung Barat, Polda Jabar turun tangan.
Kamis, 26 Desember 2024 - 16:42 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Pasca kejadian cairan kimia yang tececer hingga mengakibatkan adanya korban di Jalan Raya Padalarang-Cikalong Wetan, Bandung Barat beberapa waktu lalu, Unit Kimia Biologi dan Radioaktif Gegana Brimob Polda Jabar turun tangan.

"Kami telah melakukan dekontaminasi terhadap cemaran caustic soda NaOH yang tercecer dari tangki truk bocor di Jalan Raya Padalarang-Cikalong Wetan, Bandung Barat," kata Komandan Detasemen Gegana Brimob Polda Jabar Kompol Adjang Suhendar, Kamis (26/12/2024).

Adjang mengatakan untuk melakukan dekontaminasi terhadap cairan tersebut, anggota telah menyemprotkan cairan B24X untuk menetralisir lokasi dari ceceran bahan kimia yang itu.

“Dekontaminasinya menggunakan B24X. Ini merupakan cairan penawar bahan kimia yang paling aman digunakan untuk menetralisir bahan kimia yang mengganggu kehidupan kita, menetralisir kembali supaya bisa kembali menjadi netral,” katanya.

Langkah itu dilakukan, sebagai upaya menetralisir cairan bahan soda api serta zat kimia turunannya yang ada karena pengaruh dari senyawa lain di jalan. Sehingga, aman dilalui pengendara.

"Di lokasi ceceran dipastikan sudah bersih dan tidak ada lagi bahan kimia soda api," tambahnya.

Ia mengatakan cairan kimia yang tercecer di Jalan Padalarang hingga mengakibatkan banyak warga terkena dampak itu merupakan cairan kimia soda api atau (NaOH) dan sangat berbahaya jika terkena pada bagian tubuh.

“Kalau terhirup juga bisa iritasi jaringan dalam, bisa saja gangguan paru-paru, infeksi pernafasan atas kerongkongan dan lain sebagainya,” sambungnya.

Ia menegaskan adapun mengenai sampel yang diambil dari jalan, Adjang menemukan 3 jenis senyawa kimia, yaitu ammonium thiocyanate (NH4SCN), hidrogen peroksida (H2O2), Natrium nitrat (NaNO3). 

Adjang menyebut ketiganya adalah senyawa turunan dari cairan soda api (NaOH) yang tercecer. 

Diketahui cairan kimia dari truk milik salah satu perusahaan tumpah di Jalan Raya Purwakarta-Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. 

Cairan kimia tersebut menyebabkan lebih dari 100 orang pengendara motor-mobil mengalami luka dan merusak 200 unit kendaraan. Insiden tersebut terjadi Selasa (24/12/2024). 

Cairan kimia itu tumpah dari truk milik salah satu perusahaan distribusi bahan kimia dengan nomor polisi D-9475-AF dengan kapasitas 20 ton yang mengalami kebocoran. (cep/muu)


 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Pemkab Bandung Pastikan Kesiapan Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Persiapan dimulai dari fasilitas-fasilitas stadion yang memenuhi standard FIFA.
img_title

I.League Pastikan Larangan Suporter Tandang Resmi Dicabut Musim Depan

Kebijakan larangan ini sudah berjalan sekitar empat tahun di kompetisi sepak bola tanah air, sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
img_title

PSSI Evaluasi Total Kegagalan Piala AFF 2026

Evaluasi total setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
img_title

Kontroversi Piala Dunia Bikin Gianni Infantino Kehilangan Dukungan Internal

FIFA dilanda gejolak setelah Gianni Infantino dikritik elite internal akibat polemik penjualan saham Piala Dunia. Dukungan terhadapnya pun mulai menyusut.
img_title

Maarten Paes dan Emil Audero Hadapi Persaingan

Maarten Paes dan Emil Audero sama-sama menghadapi ancaman berkurangnya menit bermain bersama klub masing-masing menjelang bergulirnya musim baru.
img_title

Reidel Toiran Hargai Keputusan Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar untuk Pensiun dari Timnas Voli Indonesia

Sempat mendapatkan panggilan dari PBVSI sebelum AVC Men's Cup 2026, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar memutuskan untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia.