Cari

Selasa, 04 Agustus 2026

Tutup
Ustaz Khalid Basalamah paparkan hukum waktu Subuh baru menunaikan shalat Witir
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

Baru Shalat Witir tapi Sudah Masuk Waktu Subuh, Memangnya Boleh? Ustaz Khalid Basalamah Uraikan Momen Tepatnya

Ustaz Khalid Basalamah mengupas tuntas terkait hukum alasan shalat Witir baru dikerjakan pada waktu Subuh karena banyak yang mengejar keutamaan shalat Tahajud.
Rabu, 20 November 2024 - 22:05 WIB

tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah mendapat sebuah pertanyaan dari salah satu jemaah terkait pelaksanaan shalat Witir setelah muadzin mengumandangkan adzan sebagai tanda waktu Subuh tiba.

Jemaah tersebut bertanya kepada Ustaz Khalid Basalamah soal hukum waktu Subuh menjadi pelaksanaan shalat Witir.

Padahal, kata Ustaz Khalid Basalamah, shalat Witir memiliki waktu pelaksanaan terbaik sebagai tanda penutup ibadah wajib dalam sehari.

"Agar Antum tidak mengejar di malam hari kecuali shalat Tahajud gitu kan pertanyaannya? Tadi bolehkah shalat Witir sementara azan dikumandangkan? Boleh jawabannya," ujar Ustaz Khalid Basalamah disadur dari kanal YouTube Ilmu Akhirat, Rabu (20/11/2024).

Ia memahami shalat Tahajud menjadi tujuan utamanya, sehingga lupa menunaikan Witir dan baru ditunaikan pada waktu Subuh.

Ilustrasi berzikir setelah shalat Witir pada waktu Subuh
Ilustrasi berzikir setelah shalat Witir pada waktu Subuh
Sumber :
  • Freepik

 

Waktu shalat Witir memiliki hadits riwayat dari Imam Ahmad disahihkan Syaikh al-Albani dari Irwa' al-Ghalil, Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللَّهَ زَادَكُمْ صَلَاةً فَحَافِظُوا عَلَيْهَا وَهِيَ الْوَتْرُ  أخرجه أحمد

Artinya: "Sesungguhnya Allah telah menambah untuk kalian satu shalat, maka jagalah shalat tersebut. Shalat itu ialah Witir." (HR. Ahmad)

Pelaksanaan shalat Witir lainnya, orang mukmin biasanya kerap kali menunaikan shalat penutup malam setelah mereka mengisi sunnah malam. Ini bagian mengakhiri amalan ibadah shalatnya pada hari itu.

Sebaliknya, banyak orang juga menunaikan shalat Witir bahkan baru dikerjakan setela waktu Subuh tiba. Biasanya mereka telat mengerjakan shalat sunnah malam, seperti Tahajud, hajat dan sebagainya.

Akibat telat, mereka terpaksa harus mengisi amalan sunnah malam terlebih dahulu. Setelah itu, shalat Witir menjadi penutup ibadahnya.

Pasalnya, shalat Witir mempunyai batas akhir waktu yang di mana orang mukmin harus mengerjakannya sebelum muadzin shalat Subuh mengumandangkan adzan. Bagi mereka yang telat merasa ragu untuk mengisi Witir karena waktunya telah habis.

Bagi pendakwah kelahiran asal Makassar itu, shalat Witir masih dibolehkan meski telah masuk Subuh didasari dengan penjelasan salah satu hadits. Bahkan, ada anjuran yang melegakan umat Muslim saat telat mengerjakan amalan sunnah tersebut.

"Hadis Bukhari menjelaskan masalah itu bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kalau kalian dengarkan adzan segeralah berwitir, segerahlah berwitir artinya masih bolehkan," terangnya.

Meski demikian, pendakwah karismatik aliran Salafi tersebut menegaskan waktu terbaik shalat Witir. Setelah menunaikan Fardhu' terakhir dalam sehari, yakni Isya sebagai momentum tepatnya.

"Pertama kali saya sarankan Antum shalat witir seperti sekarang nih bada Isya gitu kan, itu lebih baik," katanya.

Ustaz Khalid kembali menjelaskan jika ada orang mukmin bersikeras tetap mengutamakan shalat Tahajud daripada Witir. Contohnya, Tahajud tetap dikerjakan pada sepertiga malam.

"Dan nanti kecuali kalau Antum memang sudah terbiasa bangun jam dua, setengah tiga masih panjang jeda waktu menjelang Subuh, itu baru," terangnya.

Namun, ia tetap berpesan selain setelah shalat Isya. Anjuran terbaik lainnya menjelang tidur malam. Itu merupakan cara seorang mukmin tidak kepikiran lagi soal ibadahnya.

"Kalau enggak, saran saya jangan tinggalkan Witir sebelum tidur baik sebelum nanti, sebelum atau habis Isya langsung shalat Witir," tuturnya.

Soal waktu pelaksanaan Witir sebelum tidur, ia menegaskan pendapat tersebut telah disepakati oleh berbagai pihak.

"Itu sudah disepakati oleh para ulama berangkat daripada Hadits Bukhari di mana sahabat-sahabat menyampaikan," katanya.

"Di antaranya Abu Hurairah Anhu yang mengatakan saya diwasiatkan ada tiga hal yang tidak pernah tinggalkan selama hidup saya," lanjut dia.

"Puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat shalat Dhuha, dan saya tidak pernah tidur kecuali saya sudah Witir," tukasnya.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Kejati NTT Masih Dalami Peran Wamen PU dalam Proyek Rumah Eks Pejuang Timtim

Proses penyelidikan terkait proyek pembangunan 2.100 unit rumah bagi eks pejuang.
img_title

Status Tersangka Bertahun-tahun, Pakar Nilai Kasus Denny Perlu Kepastian Hukum

Sorotan muncul di tengah aktivitas yang belakangan aktif menyuarakan isu pemberantasan korupsi dan penegakan hukum.
img_title

Hector Souto Berharap Pemain Indonesia Dilirik Klub Spanyol

Saat ini kendala para pemain Indonesia yang tidak memperoleh pinangan karena kurangnya exposure yang menyebabkan mereka tidak masuk dalam radar klub-klub luar negeri seperti Spanyol.
img_title

Adhyaksa FC Ubah Nama Jelang Musim Baru

Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan dalam keterangannya di  Palangka Raya
img_title

Bepe sebut Beckham dan Rayhan Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

Bambang menjelaskan Beckham Putra dan Rayhan Hannan cukup menyita perhatiannya sebagai mantan penyerang timnas Indonesia.
img_title

PSIM Yogyakarta Boyong Bek Kiri Ceko Ondrej Rudzan

Setelah lebih dulu merekrut gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki, Laskar Mataram kini resmi mengamankan jasa bek kiri asal Republik Ceko, Ondrej Rudzan.