Cari

Minggu, 31 Mei 2026

Tutup
Gus Baha sarankan mahar pernikahan tidak usah menggunakan seperangkat alat shalat untuk calon pengantin wanita
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

Mulai Sekarang Biasakan Seperangkat Alat Shalat Tak Perlu Jadi Mahar Pernikahan, Gus Baha Ungkap Bahayanya Mengandung...

Gus Baha memahami seperangkat alat shalat paling populer sebagai mahar pernikahan untuk calon pengantin wanita. Meski sebaiknya tidak perlu menggunakannya.
Senin, 2 Desember 2024 - 22:53 WIB

tvOnenews.com - Gus Baha menyarankan seperangkat alat shalat tidak perlu dijadikan sebagai mahar pernikahan.

Perihal mahar pernikahan, Gus Baha memahami banyak calon mempelai pria lebih sering menggunakan mahar pernikahan dalam bentuk seperangkat alat shalat.

Gus Baha menegaskan sifatnya bisa berbahaya dan merendahkan calon pengantin wanita jika selalu punya pandangan seperangkat alat shalat sebagai mahar pernikahan terbaik.

Sebagai pendakwah karismatik terhadap tutur katanya, Gus Baha menjelaskan tentang seperangkat alat shalat menjadi mahar pernikahan dari kisah Sayyidina Umar bin Khattab Radhiyallahu 'Anhu.

"Kalau saja ada yang berhak paling mahal, tentu putrinya Rasulullah, dan istri-istri Rasulullah," kata Gus Baha dinukil dari tayangan channel YouTube SANTRI GAYENG, Senin (2/12/2024).

Ilustrasi Al Quran, sajadahm, tasbih menjadi langganan seperangkat alat shalat untuk mahar pernikahan
Ilustrasi Al Quran, sajadahm, tasbih menjadi langganan seperangkat alat shalat untuk mahar pernikahan
Sumber :
  • Freepik

 

Ia menerangkan saat itu Umar bin Khattab RA mengetahui isi hati para calon wanita bahwa tidak semuanya mereka mempermasalahkan terhadap mahar pernikahan.

Bahwasanya seperangkat alat shalat menjadi pilihan mahar pernikahan paling sederhana dan tidak memerlukan pengeluaran uang yang banyak.

Selain itu, seperangkat alat shalat menunjukkan simbol secara Islami jika membahas pada makna kandungannya dalam agama Islam.

Calon pengantin pria memperlihatkan tanda kasih sayangnya kepada calon pengantin wanita.

Kepedulian calon pengantin pria sangat besar kepada calon istrinya karena ingin membentuk keluarga kecil yang bahagia dan selamat di dunia maupun di akhirat.

Seperangkat alat shalat juga mengandung adanya unsur dukungan terhadap perekonomian sebagai bentuk tanggung jawab diberikan oleh calon pengantin pria yang akan berkeluarga.

Namun demikian, jika seperangkat alat shalat tidak berfungsi setelah digunakan sebagai mahar pernikahan maka diartikan tidak memiliki manfaat di dalamnya.

Bahwasanya mahar pernikahan berupa seperangkat alat shalat menjadi pembuktian agar calon istri selalu beribadah kepada Allah SWT menggunakan barang-barang tersebut.

Selain itu, calon istri juga akan merasa khusyuk karena kebutuhan ibadahnya dipenuhi oleh calon pengantin pria.

Pendakwah bernama KH Ahmad Bahauddin Nursalim itu memang mengatakan bahwa mahar pernikahan sebagai salah satu bentuk anjuran ibadah dalam agama Islam.

Namun, mahar pernikahan tidak masuk dalam rukun akad nikah, karena tanpa mahar proses ijab qabul masih tetap sah.

Meski begitu, pendakwah asal Rembang, Jawa Tengah ini menekankan mahar pernikahan bentuk dukungan dan menghargai calon pengantin wanita yang salihah.

Ridho seorang istri terletak pada suaminya. Calon pengantin pria harus bisa membuat calon pengantin wanita memiliki nilai tinggi dengan cara menggunakan mahar pernikahan yang berharga tinggi.

"Cobalah untuk menghargai, ini perempuan salihah, masa harganya cuma seperangkat alat shalat, untuk selamanya?," terangnya.

Ia berpendapat bahwa calon pengantin pria bisa memberikan mahar yang sedikit mahal. Salah satunya berupa barang-barang seperti uang, emas dan sebagainya.

Kewajiban memberikan mahar pernikahan berbentuk seperangkat alat shalat juga tidak tercantum dalam hadits riwayat.

Meski demikian, Gus Baha memahami setiap calon pengantin telah menyepakati secara bersama-sama soal pemberian mahar pernikahan sebelum proses ijab qabul.

"Karena Allah SWT Maha Pengampun, tidak mempermasalahkan itu. Itu (tujuan) baru benar," tuturnya.

Sebagai tambahan, Gus Baha menerangkan yang terjadi di Arab Saudi perihal mahar terhadap tradisi dalam pernikahan.

Di Arab Saudi, kata dia, mahar pernikahan memiliki fungsi sesuatu yang sangat berguna untuk ke depannya dan bernilai jangka panjang.

Mahar berupa uang memiliki banyak manfaat di mana untuk kebutuhan sehari-hari dalam mendukung kehidupan rumah tangga yang harmonis.

"Jadi, mahar di Arab itu bisa untuk makan," ucapnya.

"Makanya bayangan Al-Quran, dengan menikahi orang yang tak punya uang, mahar itu bisa dipakai (untuk) hidup bertahun-tahun," pungkasnya.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

img_title

Tanggal 14 Mei 2026 Hari Libur Apa? Ada Long Weekend Pekan Ini

anggal 14 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Kenaikan Yesus Kristus dan menjadi hari libur nasional di Indonesia. Yuk, simak jadwal long weekend pekan ini!
img_title

Kurban Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Besar Pahalanya? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Kurban sapi atau kambing, mana yang lebih besar pahalanya? Simak penjelasan lengkap Ustaz Khalid Basalamah tentang hewan kurban paling afdal menurut sunnah.
img_title

Update Harga iPhone 17 Series Mei 2026, Apakah Sudah Turun?

Update terbaru harga iPhone 17 series per Mei 2026. Simak daftar harga terbaru iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, sampai dengan Pro Max lengkap di sini.
img_title

Apa Boleh Kurban Diniatkan untuk Orang yang Sudah Meninggal? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah kurban diniatkan untuk orang yang sudah meninggal? Simak penjelasan lengkap Ustaz Adi Hidayat tentang hukum kurban menurut dalil Rasulullah SAW.
img_title

Tukang Sayur Tetap Keliling Jualan Meski Stroke, Dedi Mulyadi Borong Dagangan dan Bantu Biaya Berobat

Kisah tukang sayur yang tetap berjualan meski terkena stroke bikin haru. Dedi Mulyadi langsung memborong dagangan hingga membantu biaya pengobatan.
img_title

6 Shio Paling Beruntung pada 10 Mei 2026, Ada Rezeki dan Kabar Baik

Simak deretan shio yang diprediksi jadi paling beruntung pada 10 Mei 2026. Ada peluang rezeki, kabar baik, hingga keberuntungan dalam hubungan dan karier.