Cari

Sabtu, 02 Mei 2026

Tutup
Dedi Mulyadi di RSUD Bekasi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Dedi Mulyadi Turun Langsung Jenguk Korban Tabrakan Kereta, Bantuan Rumah Sakit Capai Rp20 Miliar

Dedi Mulyadi menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi dan menyalurkan bantuan hingga Rp20 miliar untuk rumah sakit serta santunan korban meninggal.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:35 WIB

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi.

Kunjungan tersebut dilakukan usai insiden tabrakan kereta yang terjadi di wilayah Bekasi Timur dan mengakibatkan puluhan korban luka serta korban jiwa.

Dalam kunjungan yang dibagikan melalui media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi terlihat menyapa satu per satu korban yang sedang menjalani perawatan.

Ia berbincang langsung dengan pasien untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus memastikan kebutuhan mereka selama masa pemulihan.

Salah satu korban yang ditemui diketahui merupakan warga Cikarang yang sehari-hari bekerja di Jakarta Barat.

Dalam percakapan tersebut, korban mengaku mengalami luka di bagian dagu dan kaki akibat insiden tersebut.

Dedi Mulyadi pun menanyakan secara detail kondisi korban kepada tenaga medis, termasuk estimasi waktu pemulihan.

Dokter menyebutkan bahwa korban membutuhkan waktu istirahat selama tiga hingga enam bulan, yang berarti harus berhenti bekerja sementara waktu.

Menanggapi hal itu, Dedi langsung memberikan bantuan secara tunai. Ia menyerahkan uang sebesar Rp10 juta kepada korban sebagai bekal selama masa pemulihan.

Dedi Mulyadi di RSUD Bekasi
Dedi Mulyadi di RSUD Bekasi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

 

“Nanti saya tutupin, ini buat bekel selama berobat. Takut pendapatannya hilang selama sakit,” ujar Dedi Mulyadi kepada korban.

Tak hanya kepada korban luka, perhatian juga diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia.

Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi turut menemui keluarga salah satu korban yang meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Dengan penuh empati, ia menyampaikan belasungkawa secara langsung.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada setiap keluarga korban meninggal dunia sebagai bentuk dukungan di tengah duka.

“Saya menyampaikan belasungkawa, semoga diterima segala ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah,” ucapnya.

Selain memberikan bantuan kepada individu, Dedi Mulyadi juga mengambil langkah besar dengan menyalurkan dana dalam jumlah signifikan untuk mendukung fasilitas rumah sakit.

Ia menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan mencapai hingga Rp20 miliar.

Dana tersebut direncanakan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan, termasuk perbaikan infrastruktur seperti lift rumah sakit yang sempat menjadi sorotan.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan ini dapat digunakan untuk membantu biaya pengobatan pasien yang mungkin belum sepenuhnya tercover.

“Tadi rumah sakitnya tipe B, liftnya rusak, nanti saya bantu Rp2 miliar. Kalau tipe D bisa sampai Rp15 miliar, yang ini Rp20 miliar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pasien yang mengalami kendala biaya pengobatan tetap akan mendapatkan penanganan maksimal tanpa harus khawatir soal biaya.

Dana bantuan tersebut diharapkan dapat menutup kekurangan biaya pengobatan yang tidak terjangkau oleh sistem pembiayaan yang ada.

Berdasarkan data yang disampaikan pihak rumah sakit, terdapat 13 korban yang dirawat di lokasi tersebut, sementara beberapa lainnya dirawat di fasilitas kesehatan berbeda.

Dedi Mulyadi juga berupaya memastikan seluruh korban mendapatkan perhatian yang sama, termasuk mereka yang belum sempat ia temui secara langsung.

Langkah cepat dan responsif yang dilakukan Dedi Mulyadi ini mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi korban, terutama mereka yang kehilangan sumber penghasilan akibat kecelakaan tersebut.

Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan menyeluruh. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Rumah Anisa Rahma Eks Cherrybelle Hangus Terbakar, Tak Disangka 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh!

Kebakaran rumah Anisa Rahma di Bandung diduga akibat lilin. Meski sebagian bangunan hangus, 3.500 Al-Qur’an dilaporkan tetap utuh dan jadi sorotan.
img_title

Warga Sumedang Jangan Lewatkan! Dedi Mulyadi Ajak Rayakan Hari Jadi dengan Arak-Arakan Meriah

Dedi Mulyadi ajak warga Sumedang dan Jawa Barat hadir di kirab Mahkota Binokasih 2 Mei 2026. Arak-arakan budaya meriah tampilkan kesenian daerah.
img_title

Sempat Bahas Emas hingga Minta Suvenir Tambahan di Pernikahan El-Syifa, Dara Arafah Diserbu Komentar Pedas

Selebgram Dara Arafah dapat kecaman tajam warganet setelah mengomentari suvenir pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju
img_title

Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Jaga Palang Kereta, KDM Desak Pembangunan Sistem Otomatis

Dedi Mulyadi larang warga jaga palang kereta usai kecelakaan Bekasi Timur. Pemprov Jabar dorong pemasangan palang otomatis demi keselamatan bersama.
img_title

Dirut KAI Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Bekasi Timur, Sampaikan Duka dan Siap Biayai Sekolah

Dirut KAI kunjungi keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, sampaikan belasungkawa dan tawarkan bantuan biaya sekolah untuk anak korban.
img_title

Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Petugas yang Persulit Langsung Dinonaktifkan

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) langsung melakukan evaluasi dan memastikan adanya tindakan terhadap petugas.