Cari

Jumat, 01 Mei 2026

Tutup
Ketua KPU Jawa Barat Ummi Wahyuni didampingi komisioner KPU Jabar memberikan keterangan di Bandung, Kamis (28/11).
Sumber :
  • Antara

KPU Jabar Ungkap Ada Enam Petugas KPPS Meninggal Dunia saat Pilkada 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mencatat ada enam petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia saat proses Pilkada 2024.
Kamis, 28 November 2024 - 19:07 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mencatat ada enam petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia saat proses Pilkada 2024.

Ketua KPU Jawa Barat Ummi Wahyuni mengatakan, petugas KPPS yang meninggal dunia itu berasal dari wilayah Karawang hingga Bandung.

"Enam petugas teman-teman penyelenggara kami di tingkatan KPPS yang wafat selama proses Pilkada 2024. Lokasinya yakni di Karawang, Kabupaten Bogor, Majalengka, Kabupaten Bandung, dan dua lagi datanya kami berikan susulan ya," kata Ummi Wahyuni dalam keterangannya, Kamis (28/11).

Korban petugas KPPS yang meninggal dunia saat pilkada itu, kata Ummi, bukan hanya disebabkan faktor kelelahan saat bertugas atau kecelakaan, tetapi kebanyakan adalah karena sakit bawaan yang bersangkutan.

"Paling banyak sebenarnya bukan hanya faktor kelelahan, tapi memang ada yang sakit, dan karena semangatnya ingin terus tetap melaksanakan tugas, sehingga memaksakan. Tetapi enam ini masing-masing punya penyebab, untuk yang kecelakaan juga tidak ada," ujar Ummi.

Terkait jalannya Pilkada 2024 di Jawa Barat, Ummi mengatakan bahwa secara umum berjalan lancar.

"Kami menghaturkan terima kasih pada seluruh stakeholder yang telah memberikan support-nya. Kalau kita lihat di 27 kabupaten/kota alhamdulillah semua berjalan lancar dan dibuktikan dengan mayoritas TPS tidak ada penundaan terkait pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara (P2S)-nya," ujar Ummi.

Ummi mengatakan, pihaknya juga berharap proses Pilkada 2024 bisa terus berjalan lancar hingga tahapan penghitungan suara. 

"Kami, juga berharap proses yang telah lancar itu tidak hanya hari ini saja. Tapi juga saat perhitungan suara yang kemudian berjenjang sampai tingkat kabupaten/kota maksimal 16 Desember 2024 dan sampai rekapitulasi hasil di tingkatan provinsi," ujar Ummi. (ant/dpi)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Rumah Anisa Rahma Eks Cherrybelle Hangus Terbakar, Tak Disangka 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh!

Kebakaran rumah Anisa Rahma di Bandung diduga akibat lilin. Meski sebagian bangunan hangus, 3.500 Al-Qur’an dilaporkan tetap utuh dan jadi sorotan.
img_title

Warga Sumedang Jangan Lewatkan! Dedi Mulyadi Ajak Rayakan Hari Jadi dengan Arak-Arakan Meriah

Dedi Mulyadi ajak warga Sumedang dan Jawa Barat hadir di kirab Mahkota Binokasih 2 Mei 2026. Arak-arakan budaya meriah tampilkan kesenian daerah.
img_title

Sempat Bahas Emas hingga Minta Suvenir Tambahan di Pernikahan El-Syifa, Dara Arafah Diserbu Komentar Pedas

Selebgram Dara Arafah dapat kecaman tajam warganet setelah mengomentari suvenir pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju
img_title

Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Jaga Palang Kereta, KDM Desak Pembangunan Sistem Otomatis

Dedi Mulyadi larang warga jaga palang kereta usai kecelakaan Bekasi Timur. Pemprov Jabar dorong pemasangan palang otomatis demi keselamatan bersama.
img_title

Dirut KAI Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Bekasi Timur, Sampaikan Duka dan Siap Biayai Sekolah

Dirut KAI kunjungi keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, sampaikan belasungkawa dan tawarkan bantuan biaya sekolah untuk anak korban.
img_title

Dedi Mulyadi 'Bapak Aing' Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Petugas yang Persulit Langsung Dinonaktifkan

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) langsung melakukan evaluasi dan memastikan adanya tindakan terhadap petugas.