Cari

Sabtu, 02 Mei 2026

Tutup
Petugas KPPS Kota Bogor Meninggal, Pj Gubernur Jawa Barat Sampaikan Duka
Sumber :
  • Antara

Petugas KPPS Kota Bogor Meninggal, Pj Gubernur Jawa Barat Sampaikan Duka

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin membenarkan satu petugas pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Bogor meninggal dunia saat bertugas.
Rabu, 27 November 2024 - 23:22 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin membenarkan satu petugas pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Bogor meninggal dunia saat bertugas.

Bey turut berbelasungkawa terkait peristiwa tersebut, yang bisa terjadi kapan pun.

"Ya, di Kota Bogor, indikasi jantung, dia KPPS," kata Bey, di Gedung Sate, Bandung, Rabu (27/11/2024).

Bey mengingatkan para petugas penyelenggaraan pilkada, termasuk petugas TPS untuk memahami kondisi tubuhnya dan jangan lupa untuk beristirahat jika merasa lelah.

"Untuk petugas, kalau lelah segera istirahat. Kondisi tubuh itu kan kita sendiri yang tahu. Jangan sampai sakit, kan kita tahu lah badan itu kan memberikan sinyal-sinyal. Jadi kalau sudah merasa kelelahan Istirahat," jelasnya.

Bey mengingatkan pada pimpinan panitia penyelenggara pemilihan dari tingkat TPS ke atasnya agar jangan memaksakan para petugas untuk terus bekerja, dan belajar dari pengalaman pemilihan umum sebelumnya.

Pihak pemerintah daerah sendiri, tambah Bey, menyiagakan fasilitas kesehatan untuk bersiaga mengantisipasi berbagai kemungkinan di Pilkada serentak 2024 ini.

"Jangan memaksakan untuk terus bekerja, kalau sudah lelah. Ya belajar dari yang lalu-lalu kan. Dan puskesmas juga harus dapat bekerja 24 jam untuk dalam pilkada ini," tutur Bey.

Sebelumnya, Bey Machmudin menyebutkan, dari laporan 27 kabupaten/kota, proses pemungutan suara di Jawa Barat berlangsung lancar, aman dan kondusif, dengan berbagai persiapan yang dilakukan, meski hujan mengguyur di beberapa daerah.

"Berdasarkan laporan tadi, baik dari kota, kabupaten maupun dari Polda, TNI, Kejati, Pilkada serentak berlangsung lancar, dan hujan ini baru terjadi saat penghitungan. Jadi pilkada serentak lancar dan mudah-mudahan juga penghitungan dapat lancar juga, walaupun hujan di sana-sini berubah," kata Bey.

Namun selain diwarnai petugas di TPS yang meninggal dunia, dalam Pilkada 2024 ini juga ada juga potensi untuk dilakukannya pemungutan suara ulang (PSU) di Karawang dan Sukabumi.

Di Karawang potensi pemungutan suara ulang karena ada orang tua yang mewakili anaknya untuk melakukan pemungutan suara di satu TPS. Sementara di Sukabumi, ada satu pemilih yang memberikan hak suaranya dua kali.(ant/lgn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

img_title

Haru! Korban Selamat Kirim Rangkaian Bunga ke Stasiun Bekasi Timur, Tulis Pesan Menyentuh

Rangkaian bunga dari masyarakat memenuhi Stasiun Bekasi Timur usai kecelakaan kereta. Pesan haru yang ditulis menyentuh hati dan jadi simbol duka mendalam.
img_title

Dedi Mulyadi Turun Langsung Jenguk Korban Tabrakan Kereta, Bantuan Rumah Sakit Capai Rp20 Miliar

Dedi Mulyadi menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi dan menyalurkan bantuan hingga Rp20 miliar untuk rumah sakit serta santunan korban meninggal.
img_title

Rumah Anisa Rahma Eks Cherrybelle Hangus Terbakar, Tak Disangka 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh!

Kebakaran rumah Anisa Rahma di Bandung diduga akibat lilin. Meski sebagian bangunan hangus, 3.500 Al-Qur’an dilaporkan tetap utuh dan jadi sorotan.
img_title

Warga Sumedang Jangan Lewatkan! Dedi Mulyadi Ajak Rayakan Hari Jadi dengan Arak-Arakan Meriah

Dedi Mulyadi ajak warga Sumedang dan Jawa Barat hadir di kirab Mahkota Binokasih 2 Mei 2026. Arak-arakan budaya meriah tampilkan kesenian daerah.
img_title

Sempat Bahas Emas hingga Minta Suvenir Tambahan di Pernikahan El-Syifa, Dara Arafah Diserbu Komentar Pedas

Selebgram Dara Arafah dapat kecaman tajam warganet setelah mengomentari suvenir pernikahan El Rumi dengan Syifa Hadju
img_title

Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Jaga Palang Kereta, KDM Desak Pembangunan Sistem Otomatis

Dedi Mulyadi larang warga jaga palang kereta usai kecelakaan Bekasi Timur. Pemprov Jabar dorong pemasangan palang otomatis demi keselamatan bersama.